Langsung ke konten
News

Harga BBM Naik, Uang Insentif Kurir Shopee Malah Dihilangkan

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Berbanding terbalik dengan harga bahan bakar minyak (BBM) yang naik. Shopee Xpress justru mengambil kebijakan untuk menghilangkan insentif. Kebijakan ini sangat merugikan para kurir mitranya.

“Sangat terasa sekali dampak penghapusan insentif. Harga BBM naik, tapi gaji kami malah turun jauh dampai Rp45.000,” kata salah satu kurir Shopee Xpres, Anto, Selasa (20/9).

Dia menyebutkan, Shopee selama ini menerapkan bayaran per paket untuk para kurir. Untuk daerah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, yang menjadi wilayah operasional, bayaran untuk per paket yang diantarkan adalah Rp2.000.

“Jika dalam sehari bisa mengantarkan 35 paket, kami akan mendapatkan insentif. Dengan begitu penghasilan yang bisa dapat Rp115.000,” ujarnya.

Belakangan, sistem insentif itu dihilangkan sehingga kurir hanya mendapatkan bayaran flat Rp2.000 per paket yang diantarnya. Artinya, jika dalam sehari mengantarkan 35 paket, yang diterimanya hanya Rp70.000.

“Tidak sebanding dengan harga BBM yang sudah naik. Sementara kami tidak mendapatkan uang bensin,” ucap Anto.

Dihubungi secara terpisah, pihak Shopee Xpress mengakui adanya penghapusan insentif bagi kurirnya. Tapi, Shopee Xpres menyebutkan penyesuaian tarif ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem layanan.

“Langkah ini perlu dilakukan untuk keberlangsungan operasional jangka panjang dan tetap menghadirkan lapangan pekerjaan bagi para mitra kami,” kata Shopee dalam keterangan persnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (20/9).

Meski melakukan penyesuaian, Shopee mengklaim skema insentifnya masih kompetitif jika dibandingkan jasa logistic serupa. Shopee Xpress memberikan dana dukungan operasional dengan total hingga Rp176.000 pada September 2022. Namun kurir menyebut dana dukungan operasional yang dimaksud itu dibayarkan secara harian, hanya jika kurir masuk kerja.

Selain itu, para kurir Shopee Xpress beranggapan nilai tersebut sangat kecil, yaitu Rp7.050 per hari.

“Shopee bilang ke teman-teman wartawan Rp160.000 supaya terlihat besar. Padahal bantuan harian itu cuma Rp7.050 per hari. Uang segitu bisa dapat apa sekarang. Bensin Pertalite saja sudah enggak dapat,” pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua