Langsung ke konten
News

Hati-hati, Pelaku Homoseksual Gentayangan di Bus TransJakarta!

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Seorang penumpang bus TransJakarta mengaku menjadi korban pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta, Kamis (3/11). Korban adalah laki-laki.

Peristiwa yang tidak mengenakan itu dibagikan korban dalam unggahan di media sosial Twitter. Korban juga meng-upload foto wajah terduga pelaku pelecehan seksual.

Dalam unggahannya, korban menceritakan peristiwa kejadian yang tidak mengenakan tersebut. Menurut dia, pelecehan tersebut terjadi saat bus dalam kondisi padat penumpang. Saat itu dirinya tengah bermain ponsel, dan tiba-tiba terduga pelaku mencolek alat kelaminnya.

Mendapat perlakuan seperti itu, pikiran korban langsung kosong dan bingung harus melakukan apa. Hingga setelah sadar, dirinya merasa jijik dan emosi.

“Saya berusaha mengolah emosi, tapi semakin lama emosi saya enggak terkontrol. Saya berharap orang ini turun secepatnya,” ucapnya.

Setelah melewati beberapa halte, dan pelaku masih ada di dalam bus, korban pun memberanikan diri menegur terduga pelaku. Saat tiba di Halte Pemuda Rawamangun, korban bertanya kepada terduga pelaku akan turun di mana.

“Dia enggak ngejawab. Hanya wajahnya mengarah ke TU Gas. Saya enggak tanya kedua kalinya, kepala saya sudah sampai ke wajahnya,” ucapnya melanjutkan cerita.

Korban mengatakan bahwa petugas TransJakarta sempat meminta KTP terduga pelaku, namun orang itu mengaku tertinggal. Pria itu akhirnya hanya memberikan alamat dan nomor ponselnya.

Kepala Divisi Sekretaris PT Transjakarta Anang Rizkani Noor menyatakan pihaknya telah dengan sigap menangani kejadian tersebut. menurut Anang, pihaknya beberapa kali menghubungi korban, akan tetapi yang bersangkutan belum ingin melaporkan kepada pihak kepolisian.

Anang menegaskan, TransJakarta tidak menoleransi segala bentuk tindak pelecehan seksual. Dia juga mengapresiasu dan berterima kasih kepada para pihak yang telah melaporkan insiden pelecehan seksual untuk ditindaklanjuti.

“Kami mengimbau agar pelanggan selalu waspada dan berhati-hati agar terhindar dari aksi pelecehan seksual,” imbau Anang.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua