KabarJakarta.com - Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Pusat mengindikasikan ada dua pasien yang diduga terpapar hepatitis akut alias misterius. Hasil pemeriksaan, kedua pasien itu dinyatakan negatif hepatitis misterius. Ternyata terjangkit penyakit lain.
“Bukan terpapar hepatitis misterius. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, diketahui gejala tersebut disebabkan penyakit lain,” kata Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari, Rabu (18/5/2022).
Dia menjelaskan, saat ini belum ada alat untuk memeriksa hepatitis misterius. Dia memastikan kedua pasien itu mengidap penyakit lain.
“Jadi kita sampai sekarang ini belum tahu alat untuk memeriksa penyakit itu. Jadi sifatnya masih praduga,” tuturnya.
Sebelumnya beredar informasi ada dua kasus diduga terjangkit hepatitis misterius di wilayah Jakarta Pusat. Dua pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Sawah Besar dan Kecamatan Kemayoran.
“Memang ada dua kasus probable dengan domisili di Kecamatan Sawah Besar dan satu kasus suspek dengan domisili di Kecamatan Kemayoran,” kata Erizon, Rabu (11/5).
Dia menyebut dua kasus ini masuk dalam data 21 kasus di DKI Jakarta yang disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. Dia menyebut dua pasien probable hepatitis akut itu masih dalam perawatan.
“Saat ini masih dalam perawatan di RS Hermina Podomoro,” ungkapnya.