Langsung ke konten
News

Ikuti Jejak Kekasihnya, Vanessa Khong dan Ayahnya Ditahan Polisi

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Vanessa Khong mengikuti jejak kekasihnya, Indra Kenz. Dia dan ayahnya, Rudiyanto Pei, ditahan penyidik Bareskrim Polri karena dicurigai membantu kekasihnya itu menyembunyikan hasil penipuan Binomo.

Penahanan ini tindak lanjut dari penetapan Vanessa dan ayahnya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berkedok aplikasi Binomo.

“Betul, penyidik telah menahannya. Sejak tadi pagi,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Brigjen Pol Whisnu Hermawan, Selasa (19/4/2022).

Vanessa dan ayahnya ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Senin (18/4/2022). Keduanya diperiksa mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB.

Whisnu mengatakan, Vanessa dan ayahnya ditahan di Rutan Bareskrim Polri selama 20 hari ke depan.

“Iya, ditahan selama 20 hari ke depan,” ucap Whisnu.

Seperti diketahui, Vanessa Khong bersama ayahnya, Rudiyanto Pei, dan adiknya Indra Kenz, Nathania Kesuma, ditetapkan sebagai tersangka kasus Binomo. Ketiganya diduga menerima aliran dana dari Indra Kenz.

Selain itu, mereka juga diduga membantu menempatkan atau menyamarkan atau menyembunyikan dana hasil kejahatan tersebut. Ketiga tersangka ini disangkakan Pasal 5 dan/atau Pasal 10 Undang-Undang tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Pasal 55 ayat 1e KUHP.

Vanessa Khong diketahui menerima aliran dana dari Indra Kenz sebesar Rp1,1 miliar dan sebidang tanah di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) senilai Rp7,8 miliar. Sementara, ayah Vanessa menerima aliran dana dari Indra Kenz senilai Rp1,5 miliar dan menyamarkan hasil kejahatan Indra Kenz dalam bentuk pembelian 10 jam tangan mewah senilai Rp8 miliar.

Dengan penetapan ketiga tersangka ini, maka totalnya sampai sekarang ini penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan tujuh tersangka.

Keempat tersangka yang terlebih dahulu ditahan yakni Indra Kesuma alias Indra Kenz dan Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich, adminnya Indra Kenz, Wiky Mandara Nurhalim, dan Development Manager Brian Edgar Nababan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua