Langsung ke konten
News

Indonesia Masuk Kalender MotoGP 2022, Marc Marquez Protes

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Indonesia dan Finlandia masuk dalam kalender MotoGP 2022. Namun, pembalap Marc Marquez protes. Loh, kenapa?

Dengan masuknya Indonesia dan Finlandia, maka ada 21 seri yang akan digelar pada ajang MotoGP tahun 2022. Marquez menilai jumlah tersebut terlalu besar.

Sebagai informasi, pada MotoGP 2021 hanya 19 seri balapan yang digelar. Tahun bertambah dua dalam satu musim dengan masuknya Indonesia dan Finlandia.

Jumlah tersebut menjadikan kejuaraan dunia balap  motor terbanyak sepanjang masa, atau nyaris menyamai dengan jumlah seri balapan pada Formula 1, yaitu 23 seri balapan.

Pembalap berusia 28 tahun ini menilai, bahwa 21 balapan dalam satu musim adalah jumlah yang besar. Hal itu didasari karena tidak menutup kemungkinan dalam satu musim terdapat rider yang mengalami cedera dan akan melewatkan balapan tersebut.

Dia dengan tegas mengatakan, bahwa harus ada peraturan yang menetapkan batas terkait jumlah balapan dalam satu musimnya.

“Jika kita ingin pergi ke lebih banyak negara, kita harus membatalkan beberapa balapan,” ucap Marquez dilansir dari Motorsport-total. “21 balapan adalah jumlah yang besar,” tambahnya.

Ternyata, tidak semua pembalap protes seperti Marquez. Justru sebagian pembalap menyambut antusias dengan bertambahnya arena balapan di MotoGP 2022. Salah satunya adalah Maverick Vinales.

Bahkan, Vinales secara spesifik menyambut positif balapan di Indonesia. Menurutnya, penggemar balapan motor di Indonesia fantastik.

“Selalu menyenangkan datang ke negara yang baru masuk ke dalam seri balapan ini. Artinya, ini bagus untuk kami dan untuk kejuaraan. Saya pikir MotoGP akan tumbuh di kemudian hari. Itu harus menjadi tujuan kami,” ucap Vinales.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua