Langsung ke konten
News

Ini 3 Nama yang Disebut-sebut Calon Pj Gubernur DKI Jakarta Mengantikan Anies

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir Oktober 2022. Beredar tiga nama bakal calon Pejabat (Pj) Gubernur DKI yang akan menggantikan Anies sampai dengan digelarnya Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Ketiga nama itu adalah Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, Heru Budi Hartono, dan Juri Ardiantoro.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menilai ketiga bakal calon Pj Gubernur DKI semuanya mumpuni.

“Kalau melihat dari tiga nama yang diusulkan, semuanya bagus. Pak Heru Budi bagus, pernah jadi eksekutif Ibu Kota, tentu beliau paham dengan psikologis Jakarta. Pak Marullah bagus, sekarang menjabat sebagai Sekda DKI. Begitu pun dengan Pak Juri Ardiantoro, banyak pengalaman dalam memimpin,” kata Zita, Jumat (13/5/2022).

Sebagai informasi, Heru Budi Hartono sekatang ini menjabat sebagai Kepala Sekretariat Kepresidenan RI, sedangkan Marullah Matali hingga saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. Dan, Juri Ardiantoro pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Zita menegaskan, Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memiliki kewenangan menunjuk siapa yang akan jadi Pj Gubernur DKI Jakarta mendatang. Dia berharap, siapa pun yang dipilih nanti akan melanjutkan pembangunan DKI Jakarta yang belum selesai.

“Siapa pun yang akan ditunjuk menjadi Pj Gubernur, semoga bisa merealisasikan rencana pembangunan yang belum terealisasi dan melanjutkan apa yang sudah berjalan,” tuturnya.

Ia kembali mengatakan, ketiga nama tersebut cocok untuk nantinya memimpin DKI. Namun, hal tersebut tetap berada di tangan pusat.

“Kalau dilihat dari track record-nya juga sangat mumpuni untuk memimpin Ibu Kota,” pungkasnya.

Tanggapan Wakil Gubernur DKI

Di tempat terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan akan menyerahkan seluruh keputusan ke pemerintah pusat.

“Pokoknya kita serahkan kepada pemerintah pusat yang terbaik,” ucap Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/5).

Namun, dia mengatakan siapa pun pengganti Anies dipastikan memiliki kompetensi yang mumpuni.

“Yang penting nanti siapa pun yang ditugaskan kita dukung bersama. Pasti yang ditugaskan adalah orang yang memiliki kompetensi dan pemahaman yang baik,” imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra menegaskan, posisi Pj Gubernur DKI Jakarta menjadi kewenangan penuh presiden, dan dirinya tidak ingin mencampuri urusan pemerintah pusat, termasuk kewenangan presiden.

“Kami enggak masuk ke wilayah itu. Kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat,” terang Riza.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua