KabarJakarta.com--Sandiaga Uno kembali bergabung sebagai kader Gerindra. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini punya alasan sendiri mengapa dirinya kembali bergabung sebagai kader Gerindra.
Diungkapkan Sandi, banyak ideologi dan platform di Partai Gerindra yang sejalan dengan pemikirannya. Selain itu, Partai Gerindra adalah partai pertama yang dipilih saat awal Sandi terjun ke dunia politik.
"Ya platform perjuangannya sama dengan saya dulu. Awal berpolitik di sini, saya merasa ini (Partai Gerindra) rumah kita bersama," ungkap Sandi, di Padepokan Garudayaksa, Bukit Hambalang, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10).
Diketahui, Sandi sebelumnya sempat mengundurkan diri saat menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2019 lalu. Belum lama ini, Sandiaga lewat video di Instagram mengumumkan kembali ke Partai Gerindra.
Sandi mengaku tak memikirkan jabatan partai yang akan didapat setelah kembali ke Gerindra. Menurutnya, Prabowo Subianto selaku ketua umum Partai Gerindra yang akan menentukannya.
"Apa saja posisinya. Saya enggak matok-matok posisi. Saya serahkan ke Pak Prabowo semua," ucap Sandi.
Sandi hadir di Padepokan Garudayaksa untuk mengikuti kegiatan Rapimnas dan Apel Kader Partai Gerindra. Selaku kader, Sandi hadir memenuhi undangan dari Prabowo. Prabowo dalam Rapimnas dan Apel Kader yang digelar hingga 17 Oktober ini akan menyampaikan gambaran umum terkait sikap politik partai.
"Hari ini saya menerima undangan dari Pak Prabowo untuk hadir di Rapimnas dan apel kader," ujar Sandi.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik mengatakan Sandiaga bukanlah orang yang memburu jabatan. Taufik pun yakin jika Sandiaga tak akan kembali lagi ke Pemprov DKI. Ia yakin Sandiaga tak mengincar kursi Wagub DKI Jakarta.
"Nggak. Saya udah dialog sama Pak Sandi. Nggak mau, karena dia bukan memburu. Ya karena barang udah ditinggalkan masa balik lagi, etikanya jadi tidak baik," kata Taufik, di Bukit Hambalang, Babakan Madang, Bogor Jawa Barat.