Langsung ke konten
News

Ini Biang Kerok Penyebab Terjadinya Banjir di Kawasan Kemang, Kafe Berdiri di Atas Saluran Air

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Sejumlah bangunan di DKI Jakarta berdiri di atas saluran air, sehingga menyebabkan saluran air itu tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan menyebabkan terjadinya banjir.

Baru-baru ini diketahui sejumlah kafe berdiri di atas saluran air penghubung Kali Mampang di Kemang Utara III, Jakarta Selatan. Setidaknya di daerah tersebut ada lima bangunan yang berdiri di atas saluran air.

Bangunan-bangunan itu menutup saluran air yang lebarnya sekitar 3,5 meter. Keberadaan kafe tersebut diduga menjadi penyebab terajadinya banjir saat hujan deras.

Pemkot Jakarta Selatan melalui Lurah Bangka memanggil pemilik bangunan yang mendirikan kafe di atas saluran air. Camat Mampang Prapatan Djaharuddin mengatakan, pemanggilan dilakukan terkait adanya dugaan pelanggaran karena bangunan kafe berdiri di atas saluran air.

“Saat ini sedang ditangani awal oleh Kelurahan Bangka. Pemilik kafe kami undang di kantor Kelurahan Bangka,” kata Djaharuddin, Selasa (16/11/2021).

Djaharuddin menegaskan, Pemprov DKI tidak akan segan-segan membongkar bangunan-bangunan tersebut jika nantinya pemilik bangunan tidak mengindahkan surat peringatan yang dilayangkan pihaknya.

Saat ini, Pemkot Jaksel sedang memetakan sejumlah bangunan yang disinyalir berdiri di atas saluran air yang seharusnya diperuntukkan untuk mengatasi banjir.

Sementara itu, Wali Kota Jaksel Munjirin mengatakan, bangunan yang berdiri di atas saluran dapat mengganggu aliran air saat musim hujan, diperparah dengan adanya sampah.

“Tidak menutup kemungkinan sampah yang ada di aliran sungai atau kali terhambat apabila adanya bangunan di atas saluran air,” jelasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua