KabarJakarta.com -- DKI Jakarta kembali diguyur hujan, Minggu (7/11) sejak siang hingga malam hari. Sedikitnya 21 Rukun Tetangga (RT) di beberapa wilayahnya terendam banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Insaf mengatakan puluhan RT yang terendam banjir itu tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Sementara di wilayah Jakarta Timur genangan air mulai surut.
“Hingga pukul 15.00 WIB genangan air ada di 8 RT di Jakarta Selatan dan 13 RT di Jakarta Utara,” kata Insaf, Minggu (7/11/2021).
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan disebabkan oleh luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Jelawe.
Sedangkan, banjir di wilayah Jakarta Utara disebabkan oleh naiknya permukaan air laut (rob).
Adapun ketinggian genangan air bervariasi, mulai dari 40 sampai dengan 150 centimeter.
Insaf menyebutkan, genangan air tersebut langsung ditangani oleh pihak kelurahan setempat bersama PPSU, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, DSDA, Satpol PP, Tagana dan Disgulkarmat.
“Ditargetkan genangan air akan turun dalam waktu cepat,” tuturnya.
Sampai saat ini, lanjutnya, belum ada warga yang mengungsi akibat banjir.
Ia kemudian merinci wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara yang tergenang banjir.
Jakarta Selatan
1. Kelurahan Pondok Pinang
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 90 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan
2. Kelurahan Bintaro,
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 150 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan
3. Kelurahan Petukangan Utara
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan
4. Kelurahan Gunung
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 50 cm
Penyebab: Luapan Kali Jelawe
5. Kelurahan Cipete Selatan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 50 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan
Jakarta Utara
1. Kelurahan Penjaringan
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Rob
2. Kelurahan Pluit
Jumlah: 11 RT
Ketinggian: 40-50 cm
Penyebab: Rob
Banjir juga terjadi di wilayah Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Sejumlah kali di Ancol meluap sehingga menyebabkan banjir di titik-titik tertentu, seperti Jalan Lodan Raya, tepatnya di jalanan ke arah Gerbang Barat Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) genangan air sekitar 50 cm.
Banjir di wilayah ini berasal dari dua aliran kali, yakni Kali Gunung Sahari atau Kali Marina dan Kali Ancol.
Supri, pedagang di Jalan Lodan Raya mengungkapkan air mulai menggenangi jalanan sekitar pukul 09.00 WIB, padahal belum hujan. Penyebabnya Kali Marina meluap sejak jam 9 pagi,” ujarnya.
Ia menduga, terjadinya banjir akibat banjir rob. Karena, sejak tiga hari sebelumnya kondisi serupa terjadi di Jalan Lodan Raya. “Mungkin air kiriman. Sejak tiga hari lalu sudah banjir. Sampai sekarang belum ada petugas yang menanganinya,” tuturnya.
Sementara, banjir di Jalan RE Martadinata terjadi di ruas jalan dari arah Tanjung Priok ke Ancol, juga sebaliknya.