Langsung ke konten
News

Jakarta Fair Diharapkan Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Jakarta

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2022. Dia berharap Jakarta Fair tahun ini menjadi tanda kebangkitan ekonomi, khususnya Jakarta, di tengah pandemi COVID-19.

“Kita berharap dengan adanya Jakarta Fair Kemayoran ini, maka tanda kebangkitan ekonomi kita akan semakin dipercepat dan kita berharap, masyarakat tergerak dan transaksinya meningkat sehingga berdampak pada perekonomian kita,” kata Anies Baswedan melalui pers rilisnya, Jumat (10/6/2022).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mengatakan, jumlah pengunjung Jakarta Fair pada tahun 2019 mencapai 6,8 juta orang dengan total transaksi Rp7,5 triliun. Dia yakin, pengunjung Jakarta Fair tahun juga bisa seperti tahun 2019.

“Kita berharap Jakarta Fair Kemayoran makin besar, karena selama ini merupakan ajang pameran terbesar, terlama dan terlengkap di kawasan Asia Tenggara. Jadi bukan sekadar sebuah wahana yang besar skala Jakarta, tapi skala regional juga,” ujarnya.

Kata dia lagi, pameran seperti PRJ tak sekadar menjadi ajang jual beli. Tapi diharapkan ada pertukaran pengalaman dan jaringan dalam PRJ 2022.

“Kita juga berharap melalui Jakarta Fair Kemayoran ini ada proses tukar pengalaman dan jaringan, karena kegiatan expo seperti ini bukan sekadar antarpengunjung, tetapi setiap stan yang ada di sini saling belajar satu sama lain. Karena, ini adalah tempat bertemunya pelaku usaha berbagai sektor yang bisa berbagi pengalaman dan jejaring, sehingga sama-sama bangkit,” pungkasnya.

PRJ 2022 dibuka sejak Kamis (9/6). PRJ akan menjadi ajang pameran produk, seperti otomotif, teknologi, fashion, furnitur, dan industri kreatif. Aneka kuliner juga disajikan. PRJ bakal berlangsung hingga 17 Juli 2022.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua