KabarJakarta.com - Ormas Pemuda Pancasila (PP) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Jumat (18/11), dimulai di Hotel Sultan, Jakarta.
Dalam sambutannya, Ketua Organizing Committee Arsyad Rasyid mengatakan tujuan seluruh elemen bangsa, termasuk Pemuda Pancasila, harus punya andil dalam perekenomian bangsa.
“Sebagai tindak lanjutnya, kita semua akan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemuda Pancasila dengan Kadin tentang kemitraan multipihak dalam pembinaan dan penguatan warung Pancasila,” kata Arsjad yang merupakan Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi.
Arsjad Rasjid dalam sambutannya pada pembukaan Rakornas dan Rakernas Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila di Jakarta, Jumat. Arsjad menambahkan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah pertama untuk memperkuat eksistensi Pemuda Pancasila.
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno menegaskan wajib hukumnya bagi anggota Pemuda Pancasila untuk memilih kader Pemuda Pancasila apabila diusung oleh parpol dan memenuhi syarat untuk menjadi capres atau cawapres.
Sedangkan, jika ada calon lain maka kader PP harus membuat konvensi untuk menentukan pilihannya. Japto menjelaskan bahwa konvensi capres cawapres bisa dimulai dari Pimpinan Ranting.
Ia mengatakan bahwa untuk saat ini, Pemuda Pancasila akan mengedepankan agenda-agenda yang terbaik untuk anggota dan untuk masyarakat, tidak lagi untuk kepentingan-kepentingan politik yang hanya sebentar.
Terkait penandatanganan nota kesepahaman antara Pemuda Pancasila dengan Kadin Indonesia dalam pembinaan Warung Pancasila, Japto mengatakan, bahwa Pemuda Pancasila tengah berusaha menghidupan UMKM supaya tidak terlalu merasakan dampak pandemi COVID-19.
Japto kemudian meminta kepada seluruh anggotanya untuk menjaga persatuan dan kesatuan di dalam rumah besar Pemuda Pancasila.
“Hari ini kita berkumpul untuk mengkonsolidasikan program-program dari wilayah-wilayah yang telah menyelesaikan Musyawarah Wilayah (Muswil). Dengan sisa dua tahun masa jabatan pengurus Majelis Pimpinan Nasional (MPN) program umum untuk politik, ekonomi, sosial, pertahanan dan keamanan. Mengembalikan eksistensi di semua wilayah dengan masa waktu tiga bulan akan ada pengecekan dari MPN. Jika di masa waktu tiga bulan tidak berjalan akan di-Plt-kan oleh Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila,” ujar Japto.
Pembukaan Rakornas dipimpin Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Zainuddin Amali beserta jajaran MPO yaitu Dr. Hoedaifah Koeddah (Ketua MPO), Pontjo Sutowo, Erwan Soekardja, Yorries Raweyai, Robert Kardinal dan juga didampingi jajaran pengurus MPN yaitu Ketua Umum Japto Soelistyo Soemarno, Bambang Soesatyo (Wakil Ketua Umum), Ahmad Ali (Wakil Ketua Umum), Arsyad Rasyid (Wakil Ketua Umum) serta H. Arif Rahman SH (Sekretaris Jenderal).