Langsung ke konten
News

Jelang Lebaran, Pengusaha Bus Mudik Khawatir Akan Kelangkaan Solar

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Meski mengaku bersyukur pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun 2022, sejumlah pengusaha bus mudik mengaku memiliki rasa kekhawatiran, yaitu ketersediaan stok solar. Mereka khawatir, jika ketersediaan solar tidak terpenuhi maka akan mengganggu perjalanan bus-bus mereka.

Marissa Leviani, pengusaha bus Shafari Dharma Sakti mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan bus tambahan untuk menghadapi puncak arus mudik pada tanggal 29-30 April 2022. Kata dia, ada lonjakan penumpang hingga 300 persen di tanggal itu.

“Kalau untuk busa tambahan sudah disiapkan untuk puncak arus mudik 29-30 April mendatang. Karena jumlah okupansi mengalami lonjakan hingga 300 persen,” kata Marissa, Selasa (26/4/2022).

Ungkap Marissa, pihanya saat ini baru menyediakan tujuh unit bus tambahan di Jakarta. Dia memprediksikan kebutuhan bus akan terus bertambah.

“Jumlah bus tambahan kemungkinan akan bertambah,” ujarnya.

Namun, dia mewanti-wanti soal ketersediaan stok solar. Katanya, akibat kesulitan mendapatkan solar bisa menyebabkan antrean panjang di pompa bensin hingga memicu keterlambatan perjalanan bus.

“Kami mengkhawatirkan akan menjadi kendala pada keterbatasan pom bensin yang menyediakan solar. Jika itu terjadi maka akan berakibat terjadinya antrean panjang sehingga menyebabkan keterlambatan,” ucap Marissa.

Mengenai kesiapan sopir bus, Marissa memastikan telah disuntik vaksin dosis ketiga atau booster.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua