Langsung ke konten
News

Jubir Presiden dan Rocky Gerung Debat Bahas Demokrasi di Masa Jokowi

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

Jakarta- Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman berdebat dengan pengamat politik Rocky Gerung saat diskusi bertema Jokowi dan Masa Depan Demokrasi yang ditayangkan live di sebuah stasiun televisi, Kamis (11/6).

Dalam acara yang dipandu Rosiana Silalahi tersebut Rocky menyebutkan ada sejumlah peristiwa yang menurutnya demokrasi di era Presiden Jokowi buruk.

Kepada Fadjroel, Rocky membeberkan tiga alasannya yaitu, tersangkanya Said Didu atas kasus yang dilaporkan Luhut Binsar Pandjaitan, kemudian pembatalan diskusi pemakzulan Presiden di UGM, dan terakhir diskusi soal Papua di tempat Rocky Gerung mengajar, Universitas Indonesia.

“Tadi berita di media massa yang viral, Said Didu dinyatakan sebagai tersangka, dalam 2 jam kemudian diralat oleh Mabes Polri. Padahal suratnya adalah tersangka itu, jadi ada faktor lain yang masuk sehingga uraian tentang tersangka tidak tersangka berubah-ubah," terangnya.

Juru bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman lantas memastikan istana tidak ikut campur dalam kasus Said Didu, ataupun pelarangan diskusi di kampus UGM dan UI.

Fadjroel menyatakan, istana tidak melarang diskusi ilmiah. Ia juga heran pembatalan diskusi ilmiah di kampus harus dikaitkan dengan presiden Jokowi.

"Saya juga bertanya-tanya siapa yang mengancam. Sekarang kan sedang di cari oleh penegak hukum. Tidak ada hubungannya dengan istana," ujar Fadjroel.

Fadjroel kembali menjelaskan pemerintah tidak pernah melarang diskusi ilmiah dengan kebebasan akademik. Termasuk juga jika diskusi tersebut berurusan dengan administrasi kampus dan penegak hukum.

"Jadi tidak ada hubungannya dengan istana," ujar Fadjroel.

"Bukan soal urusan, ini soal demokrasi. Demokrasi itu artinya hak untuk bicara bebas. Itu tidak ada urusan hukum. Kebebasan bicara," ujar Rocky Gerung.

Rocky Gerung lantas mengkritik Fadjroel Rachman yang tidak bisa membuat rezim presiden Jokowi terbuka.

“Jika demokrasi berjalan presiden Jokowi tidak akan membutuhkan Fadroel Rachman sebagai orang yang punya reputasi membela demokrasi. Menjelaskan demokrasi ala Jokowi," sindir Rocky.

Sahabat Lama

Rocky melanjutkan sebagai sesama aktivis pro demokrasi, dia menyarankan Fadjroel Rachman memperingatkan presiden untuk selalu membela demokrasi.

“Presiden tidak kasih aura yang membuat orang, kampus terutama berfikir bahwa jangan melarang mahasiswa. Faktanya tidak ada satupun keterangan dari presiden," ujar Rocky Gerung.

Fadjroel pun menjawab pernyataan sahabatnya yang turut membela ia saat menjadi tahanan politik Orde Baru.

"Tidak Rocky. Apabila itu berurusan dengan penegak hukum, biar diselesaikan dengan penegak hukum. Kalau Rocky mengatakan presiden harus campur lagi dengan itu, Rocky menyamakan seolah sekarang sama dengan orde baru," pungkas Fadjroel Rachman.

Langsung menanggapi argumen Fadjroel Rachman, Rocky Gerung pun menyebut juru bicara presiden itu tidak tahu fakta yang sebenarnya.

Tak terima, Fadjroel Rachman lantas menjawab argumen Rocky Gerung 

"Rocky, jangan membuat kesimpulan," pinta Fadjroel Rachman.

Pada tayangan tersebut, pembawa acara kadang menghentikan perdebatan dan meminta kedua narasumbernya berhenti sejenak.

"Stop. Penonton tidak bisa memahami," kata Rosi.

"Sorry sorry, ini biasa kami, kebiasaan lama," pungkas Fadjroel Rachman seraya meminta maaf.

Langsung membahas inti bahasan, Rosiana Silalahi pun kembali mengurai pertanyaan kepada Fadjroel Rachman.

"Jadi Anda membiarkan ketika ada diskusi ilmiah, diskusi akademik di kampus, apapun temanya, dan itu kemudian dibungkam, menurut Anda itu biasa saja ?" tanya Rosi.

"Tidak ada pembungkaman," pungkas Fadjroel Rachman.

"Mengapa diskusi ilmiah di UGM di UI harus dihentikan ? Dan pemerintahan Jokowi tidak melakukan apa-apa ?" tanya Rosi lagi.

"Presiden berpesan kepada kami sampaikan bahwa Jokowi masih the Champion of Democracy. Tidak ada pemerintahan Jokowi melarang," ucap Fadjroel Rachman.

 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua