KabarJakarta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan jumlah korban tewas dalam peristiwa tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, sebanyak 125 orang tewas. Sedangkan yang menderita luka-luka sebanyak 467 orang.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri. Dan, Kapusdokkes juga berkoordinasi dengan Kepala Bidang Dokes Polda Jawa Timur, juga berkoordinasi dengan crisis center yang ada di Malang, bahwa untuk jumlah korban meninggal dunia masih tetap, yaitu 125 orang sampai hari ini,” kata Dedi dalam konferensi pers, di Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022).
Sementara itu, jumlah korban terluka sebanyak 467 orang. Rinciannya adalah, luka ringan 406 orang, luka sedang 30 orang, dan luka berat 29 orang. Sedangkan korban yang masih dirawat hingga saat ini ada 59 orang.
Adapun rincian pasien yang masih dirawat adalah:
1. RS Saiful Anwar - 30 orang
2. RSUD Kanjuruhan - 11 orang
3. RS Hasta Brata - 5 orang
4. RS Islam Aisyiyah - 2 orang
5. RS UMM - 1 orang
6. RS Hasta Husada - 1 orang
7. RS Wajak Husada - 1 orang
8. RS Prima Husada - 2 orang
9. RS Wava Husada - 5 orang
10. RS Soepraoen - 1 orang.