Langsung ke konten
News

Kapolda Metro Enggak Berminat Jadi Pj Gubernur DKI

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyatakan dirinya tidak berminat menjadi Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan yang akan berakhir masa jabatannya pada Oktober 2022 mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, M Taufik mengatakan, Fadil Imran berpeluang mengisi kursi Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan.

Menanggapi itu, Fadil menegaskan bahwa dirinya tidak berminat dengan jabatan itu.

“Saya tidak berminat. Catat itu!” kata Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022).

Jenderal bintang dua ini menyatakan dirinya masih ingin fokus menyelesaikan tugasnya sebagai Kapolda Metro Jaya. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera ia benahi.

“Masih banyak PR yang harus diselesaikan untuk menjaga Jakarta. Saya masih ingin membantu Pak Kapolri (Listyo Sigit Prabowo) melakukan transformasi di tubuh Polri,” ucap Fadil.

Beberapa waktu lalu, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, M Taufik mengatakan bahwa Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran berpeluang mengisi kursi Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Menurut dia, karena Fadil memenuhi syarat maka ada kemungkinan ditunjuk sebagai Pj Gubernur DKI.

“Beliau (Fadil Imran) berpeluang. Saya kira selama memenuhi persyaratan itu, Presiden yang menilai dan menentukan,” ucap Taufik, Kamis (19/5).

Bagi dia, ada empat kriteria yang harus dipenuhi untuk mengisi Pj Gubernur DKI. Pertama, memahami struktur kepemdaan. Kedua, memiliki komunikasi dengan anggota Dewan. Ketiga, kedekatan dengan Presiden; dan keempat, memiliki kompetensi.

Kata Taufik, DPRD DKI memiliki hubungan baik dengan Kapolda Metro Jaya melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI. Pemprov DKI dan Fadil Imran kerap berkoordinasi terkait kebijakan di DKI.

“Forkopimda kan bagus. Kita juga punya hubungan yang baik dengan Forkopimda,” ujarnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua