Langsung ke konten
News

Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ojol Utamakan Keselamatan Saat Mencari Nafkah

Redaksi
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto mengajak para pengemudi ojol untuk menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan saat mencari nafkah dalam kegiatan "Sabtu Berkah". Foto: Humas Polda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto mengajak para pengemudi ojol untuk menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan saat mencari nafkah dalam kegiatan "Sabtu Berkah". Foto: Humas Polda Metro Jaya

KabarJakarta.com — Keselamatan menjadi hal penting bagi pengemudi ojek daring (ojol) yang setiap hari menghabiskan waktu di jalan untuk mencari nafkah. Di tengah tuntutan menyelesaikan pesanan dan menghadapi padatnya lalu lintas, menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan perlu menjadi prioritas agar mereka dapat kembali ke rumah dengan selamat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto saat bertemu dengan para pengemudi ojol dalam kegiatan “Sabtu Berkah” di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (24/10).

"Yang penting selalu jaga kesehatan dan keselamatan. Kalau mau ke mana-mana, utamakan hal itu,” kata Dadang.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa mencari penghasilan tidak semestinya mengabaikan keselamatan diri. Bagi pengemudi ojol, jalan raya merupakan ruang kerja sekaligus tempat mereka menghadapi berbagai risiko, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga kelelahan setelah berjam-jam berkendara.

Dadang juga mengingatkan para pengemudi agar selalu berhati-hati saat bekerja. Ia mengimbau mereka untuk berdoa sebelum berangkat sehingga dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan kembali ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga.

Sabtu Berkah, ruang berbagi dan bersilaturahmi

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan “Sabtu Berkah”, yang direncanakan berlangsung rutin setiap Sabtu. Kegiatan itu menjadi sarana bagi jajaran Polda Metro Jaya untuk berbagi, menyapa, serta menjalin silaturahmi secara langsung dengan masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol.

Dalam kegiatan itu, Dadang tidak hanya menyampaikan pesan mengenai kesehatan dan keselamatan, tetapi juga membuka ruang pertemuan dengan para pengemudi. Sejumlah pejabat Polda Metro Jaya turut hadir, yakni Direktur Intelkam, Direktur Lalu Lintas, dan Direktur Binmas.

Kehadiran para pejabat tersebut memperlihatkan keterlibatan sejumlah fungsi kepolisian dalam membangun hubungan dengan komunitas ojol. Meski demikian, manfaat kegiatan semacam ini tidak hanya bergantung pada pertemuan rutin, tetapi juga pada sejauh mana komunikasi yang terjalin dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi pengemudi ojol, keselamatan berkendara berkaitan erat dengan aktivitas pelayanan di ruang publik. Mereka berinteraksi dengan penumpang, pengguna jalan lain, serta berbagai lingkungan masyarakat selama bekerja. Karena itu, hubungan yang baik dengan kepolisian dapat menjadi saluran untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

Menjaga komunikasi dan sinergi

Salah seorang pengemudi ojol asal Jakarta Utara, Hendri Manurung (38), menyambut baik kegiatan tersebut. Pengemudi yang telah bekerja sejak 2015 itu mengapresiasi perhatian Kapolda Metro Jaya dan berharap komunikasi antara kepolisian dengan komunitas ojol terus terjalin.

Harapan tersebut menunjukkan pentingnya hubungan yang tidak berhenti pada pertemuan seremonial. Komunikasi yang berkelanjutan dapat membantu membangun kepercayaan, sehingga masyarakat lebih mudah menyampaikan informasi, keluhan, maupun persoalan yang membutuhkan perhatian aparat.

Bagi kepolisian, komunitas ojol juga memiliki kedekatan dengan dinamika jalanan dan lingkungan tempat mereka bekerja. Dengan komunikasi yang baik, informasi dari lapangan dapat menjadi masukan bagi kepolisian dalam memahami persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Namun, pertukaran informasi tersebut tetap perlu dilakukan secara bertanggung jawab dengan menghormati privasi dan keselamatan para pengemudi.

Sinergi ini juga penting bagi pengemudi untuk memahami aturan lalu lintas, memperoleh informasi keselamatan, serta mengetahui saluran yang tepat ketika menghadapi persoalan selama bekerja. Hubungan yang saling mendukung diharapkan dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan tertib.

Koordinator ojol wilayah Kabupaten Bekasi, Jefry Gobang, turut mengapresiasi bantuan yang diberikan serta kesempatan bersilaturahmi langsung dengan jajaran Polda Metro Jaya. Menurut dia, kegiatan tersebut bermanfaat untuk menjaga sinergitas antara komunitas pengemudi ojol dan kepolisian.

Harapan dari pertemuan rutin

Melalui Sabtu Berkah, Polda Metro Jaya berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat dengan membangun hubungan yang dilandasi komunikasi dan kepedulian. Rencana penyelenggaraan kegiatan secara rutin setiap Sabtu diharapkan memberi ruang bagi kepolisian dan komunitas ojol untuk terus menjaga hubungan tersebut.

Akan tetapi, keberlanjutan kegiatan menjadi faktor penting agar manfaatnya tidak berhenti pada pembagian bantuan dan silaturahmi. Pertemuan rutin dapat menjadi kesempatan untuk mendengarkan kebutuhan pengemudi, memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas, serta membangun koordinasi ketika muncul persoalan di lapangan.

Bagi para pengemudi, pesan Dadang tetap menjadi hal mendasar: kesehatan dan keselamatan harus didahulukan saat mencari nafkah. Sementara itu, bagi kepolisian, komunikasi yang terjaga dengan komunitas ojol diharapkan memperkuat semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.

Pada akhirnya, hubungan yang baik antara polisi dan pengemudi ojol bukan hanya tentang kedekatan antarkelompok. Lebih dari itu, sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya ruang publik yang aman, sekaligus mengingatkan bahwa setiap perjalanan mencari nafkah memiliki satu tujuan penting: kembali ke rumah dengan selamat.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua