Langsung ke konten
News

Karena Dekat dengan Haji Lulung, PPP DKI Dukung Anies di Pilpres 2024

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta resmi merekomendasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Khofifah Indar Parawansa sebagai pasangan capres/cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.

Rekomendasi ini disepakati dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) DPW PPP DKI di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2022).

Selanjutnya, rekomendasi ini akan disampaikan di Rapimpinan Nasional (Rapimnas) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP yang berlangsung Jumat (15/4/2022) hari ini.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPW PPP DKI Farhan Hasan mengaku bahwa pihaknya selama ini memiliki kedekatan dengan Anies Baswedan.

Anies disebutnya memiliki kedekatan dengan tokoh senior PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung, yang pada Desember 2021 lalu berpulang ke pangkuan Illahi. Kedekatan itu sudah terjalin sejak Pilkada DKI 2017.

PPP yang saat itu dipimpin Djan Faridz memutuskan mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, namun Lulung tetap mantap mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang berakibat dirinya dipecat oleh Djan Faridz. 

“Kita juga tahu bersama-sama Haji Lulung, almarhum, beliau membela Pak Anies Baswedan dan Bang Sandiaga Uno. Jadi ada kedekatan pribadi yang terjalin setelah berakhirnya Pilkada DKI,” kata Farhan, Jumat (15/4/2022).

Selain dekat dengan Lulung, Anies juga disebut dekat dengan para kiai, ulama dan habaib di internal PPP DKI. Hal itu menjadi nilai plus dan alasan mengapa PPP DKI memilih mengusung Anies.

“Memang kami punya kedekatan yang baik, karena PPP isinya banyak kiai dan ulama dan para habib yang mana kami tidak perlu meragukan kedekatan Pak Anies dengan mereka,” ucap Farhan.

“Jadi siapapun pemimpin yang dekat dengan kiai, ulama dan habib maka mereka adalah pemimpin yang dekat dengan PPP,” lanjutnya.

Meski demikian, Farhan menegaskan alasan utama PPP DKI merekomendasikan pasangan Anies-Khofifah lantaran keduanya dianggap terbukti berhasil sebagai kepala daerah. Anies dinilai sukses memimpin DKI Jakarta selama 4,5 tahun terakhir, sementara Khofifah juga dinilai berhasil memimpin Jawa Timur.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua