Langsung ke konten
News

Kasus Omicron di Jakarta Nyaris Sentuh Angka 1.000, Wagub DKI: Jangan Keluar Rumah

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Hal ini terkait kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta sudah hampir mencapai 1.000 kasus.

“Tetap berdiam diri di rumah. Presiden Jokowi berkali-kali mengingatkan kita untuk tidak keluar rumah, kecuali yang sangat penting dan genting. Itu harus dipatuhi,” kata Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/1/2022).

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, disiplin dan bertanggung jawab.

Terpenting juga, masyarakat melakukan vaksinasi Covid-19 bagi yang yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua.

Untuk pemberian vaksinasi Covid-19 tahap ketiga (booster), dia meminta peran serta masyarakat untuk mengajak para orang tua atau lanjut usia yang memenuhi syarat untuk diberikan vaksinasi ini.

“Setelah lansia, kategori usia di bawah lansia juga diminta mengikuti program vaksinasi booster. Itu yang dapat dilakukan, selain kita dituntut hidup bersih, kita disinfektan tempat-tempat secara berkala dan sebagainya,” ucap Riza.

Untuk diketahui, per 19 Januari 2022, kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta sebanyak 988 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, 663 orang yang terkonfirmasi varian Omicron adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sedangkan, 325 lainnya adalah transmisi lokal.

Sementara itu, kasus Covid-19 di DKI Jakarta juga bertambah cukup signifikan. Dinkes DKI Jakarta mencatat 1.012 kasus baru.

Dengan penambahan kasus baru itu, maka angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta totalnya 873.104. Dan, sebanyak 4.924 kasus merupakan pasien dalam perawatan, bertambah 627 dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan, kasus sembuh mencapai 854.589 orang, bertambahkan 385 dibandingkan sehari sebelumnya. Dan, kasus kematian akibat Covid-19 tetap 13.591 jiwa.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua