Langsung ke konten
News

Kasus Omicron Melonjak, Waspada Rumah Sakit di Jakarta Krisis Tempat Tidur Pasien

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di DKI Jakarta mengalami peningkatan. Katanya, BOR di DKI Jakarta sudah mencapai 9 persen, dari sebelumnya sebesar 4 persen.

“Memang belakangan ini ada peningkatan terkait dengan BOR, sekarang BOR-nya per 9 Januari 2022 meningkat menjadi sembilan persen,” kata Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (10/1/2022).

Dia memaparkan, dari 3.385 tempat tidur rumah sakit, sudah terpakai 348 tempat tidur. Begitu juga ICU, dari 604 sudah terpakai 301 tempat tidur.

Untuk diketahui, jumlah kasus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta terus bertambah. Data Pemprov DKI Jakarta hingga Minggu (9/1) mencatat ada 407 kasus Covid-19 varian Omicron.

Jumlah tersebut diketahui mengalami penambahan sebanyak 74 dari total kasus hari sebelumnya, Sabtu (8/1) yakni sebanyak 333 kasus Covid-19.

Melihat semakin meningkatnya kasus Covid-19 varian omicron di ibu kota, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dengan penularan virus Covid-19, terutama varian Omicron tersebut.

Varian ini diyakini lebih cepat menular dibandingkan dengan varian yang sudah ada sebelumnya.

“Mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan virus varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta,” kata Dwi.

Sementara itu, total kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta kini ada 867.302. Angka ini bertambah sebanyak 393 orang dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR), 294 orang yang diperiksa di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua