Langsung ke konten
News

Kedatangan Miyabi ke Jakarta, Jebakan Politik Untuk Anies?

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Pengamat hukum dan politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis, meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak kedatangan eks bintang porno asal Jepang, Mariz Ozawa alias Miyabi ke Ibu Kota. Ia menduga, kedatangan Miyabi ke Jakarta sebagai jebakan politik buat Anies.

Damai menilai, rencana kedatangan Miyabi ke Jakarta dapat menjatuhkan nama baik dan mencoreng karir politik Anies.

“Mungkin isu Miyabi datang menghibur warga Jakarta bertujuan politis, jatuhkan nama baik Anies di pengunjung kinerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta,” kata Damai, KAmis (19/5/2022).

Terlebih, menurut Damai, Anies digadang-gadang akan menjadi salah satu capres yang akan bertarung pada Pilpres 2024 mendatang. Ketua Aliansi Anak Bangsa ini meminta agar Miyabi tidak diberi izin berada di Jakarta.

“Idealnya Anies jangan memberi izin penyelenggaraan di Jakarta. Karena bisa jadi acara hiburan yang akan menghadirkan tokoh porno ini bisa jadi ajang jebakan Batman buat Anies,” tegasnya.

Dia mengklaim, banyak warga Jakarta dan sekitarnya menolak kehadiran Miyabi. Juga dikhawatirkan, keberadaan Miyabi dapat mengganggu kondisi keamanan Ibu Kota.

“Akan ramai penolakan dari warga Jakarta dan sekitarnya. Hal ini sudah tergambar dari banyak unggahan masyarakat di Twitter, yang dikhawatirkan suara-suara negative yang ada pada puncaknya menjadi provokasi hingga akan mengganggu kondusivitas Ibu Kota DKI Jakarta,” ujar Damai.

Damai pun menyarankan agar panitia penyelenggara membatalkan mengundang Miyabi yang menurutnya tidak ada manfaatnya, dan cenderung akan mendatangkan mudarat.

Pemprov DKI belum menerima permohonan

Pemprov DKI menyatakan belum ada pengajuan mengenai rencana kedatangan Maria Ozawa alias Miyabi ke DKI Jakarta. Hal itu dikatakan Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Iffan.

“Terkait kedatangan Miyabi ke acara tersebut, kami belum mendapatkan permohonan untuk lakukan kegiatan apapun istilahnya, seperti makan malam, meet and greet dengan Miyabi. Belum ada sama sekali,” kata Iffan.

“Kami belum bisa berkomentar apapun, karena permohonannya belum ada,” tambahnya menjelaskan.

Kata Iffa, kalaupun pihak penyelenggara telah mengajukan permohonan, Pemprov DKI akan tetap mengevaluasi permohonan tersebut. Dia menyebut aka nada tim gabungan untuk artis-artis yang berencana membuat acara di Jakarta.

“Terkait dengan rencana kedatangan Miyabi, kami pada prinsipnya ada tim Komite Penilaian Hiburan Artis Daerah (KPHAD). Komite ini terdiri dari kejaksaan, biro hukum, Satpol PP yang akan menilai, termasuk alasannya, kesesuaiannya dan semuanya, apakah artis tersebut layak tampil di Jakarta,” terangnya.

Meski belum menerima permohonan acara, Iffan memastikan pihaknya sudah memonitor flyer-flyer yang beredar di media sosial (medsos) terkait rencana tersebut.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua