KabarJakarta.com - Seorang sopir bus TransJakarta diduga nekat menerobos palang perlintasan kereta api di Jalan Halimun, Jakarta Pusat, Jumat (4/11) kemarin. Akibat aksi itu, bus TransJakarta itu yang penuh penumpang nyaris tertabrak KRL yang melintas.
Aksi nekat sopir bus TransJakarta itu viral usai dikeluhkan oleh salah satu penumpang melalui akun Twitter @oitimhere. Pengamat transportasi publik Azas Tigor Nainggolan menilai insiden tersebut merupakan dampak dari buruknya kinerja pelayanan TransJakarta yang tidak terpantau secara tegas oleh PT TransJakarta.
Di sisi lain, menurut Tigor, sopir bus TransJakarta nekat menerobos perlintasan sebidang Jalan Halimun karena harus mengejar target capaian yang dihitung per kilometer.
“Ini akibat dari tanpa ketegasan pengawasan terhadap kinerja layanan di lapangan. Sopir TransJakarta terpaksa nekat menerobos palang perlintasan kereta api karena dipaksa kejar target kilometre jalan,” ucap Tigor, Minggu (6/11/2022).
Menurut dia, target capaian yang dihitung per kilometer seharusnya tak dibebankan kepada sopir bus TransJakarta yang tidak berkompetensi. Sebab, lanjutnya, hal tersebut justru berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ia pun mempertanyakan mengapa PT TransJakarta mempekerjakan sopir-sopir yang tak berkompetensi dengan adanya target capaian tersebut.
“Pertanyaannya, kenapa sopir nihil kompetensi bisa jadi pengemudi bus TransJakarta? Berarti aspek keselamatan penumpang sangat tidak diperhatikan oleh manajemen TransJakarta," tegas Tigor.
Untuk diketahui, hingga Minggu (6/11) siang, unggahan akun @oitimhere soal bus TransJakarta itu telah dicuit ulang hingga 3.984 kali dan disukai oleh 11.300 akun Twitter. Dalam video berdurasi 18 detik itu disematkan narasi yang menyebutkan bus TransJakarta nekat menerobos palang pelintasan sebidang di Jalan Halimun.
“Sumpah asli masih gemeteran tadi lewat palang pintu kereta api di kawasan halimun. Driver @pt_transjakarta kode bus SAF 105 paksa masuk palang yang udah nutup,” tulis narasi yang disematkan dalam video singkat yang diunggah akun @oitimhere, dikutip Minggu (6/11/2022).
“Thank to the God (bus) masih bisa mundur. Pas udah keluar seluruh badan bus, persekian detik keretanya lewat. Ayolah ngga usah paksa masuk kalau kereta lewat. Udah tau halimun macet banget. Ngga usah sok adu skill masuk sela sela,” tulis akun @oitimhere lagi.
Video yang diunggah @oitimhere menampakkan kegelisahan para penumpang bus Transjakarta SAF 105 itu. Sepanjang video itu, terdengar salah satu penumpang berjenis kelamin perempuan yang menangis. Sementara para penumpang lainnya juga terlihat tegang. Namun, lewat unggahan berikutnya, pemilik akun @oitimhere mengatakan bahwa ia dan penumpang lainnya berhasil dievakuasi.
Tanggapan PT TransJakarta
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT TransJakarta Anang Rizkani Noor menjelaskan bahwa bus yang dimaksud akun @oitimhere merupakan layanan koridor 4 dan insiden itu memang terjadi pada 4 November 2022. Ia mengklaim, saat bus melintas pelintasan sebidang itu, kondisi lalu lintas tergolong padat.
“Tidak lama kemudian, sirine peringatan kereta akan melintas dibunyikan. Sedangkan posisi bus masih berada di tengah perlintasan rel,” kata Anang dalam keterangannya, Minggu (6/11/2022).
“Pramudi bus mengambil keputusan tepat dengan meminta kendaraan di belakangnya untuk mundur sembari ikut memundurkan armada bus,” lanjutnya.
Meski bus itu berhasil mundur, menurut Anang, ada satu penumpang perempuan yang tangannya terluka karena memecahkan kaca dengan palu pemecah kaca. Di sisi lain, para penumpang di bus SAF 105 telah dievakuasi ke Halte Pasar Rumput.