KabarJakarta.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) masih mencari solusi terkait masalah keberadaan kedai kopi di Halte Harmoni yang memicu kritik dari banyak calon penumpang.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menyarankan TransJakarta segera membongkat kedai kopi tersebut.
“Kalau memang jadi masalah, itu artinya telah salah dalam mengambil keputusan. Bongkar saja, agar pelayanan tidak terganggu,” kata Gilbert, Minggu (21/8/2022).
Gilbert meminta agar jajaran TransJakarta segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Dan, direksi TransJakarta sebaiknya mundur dari jabatan bila tidak dapat menyelesaikannya.
“Kalau direksi TransJakarta tidak mampu menyelesaikan masalah yang mereka timbulkan, lebih baik mundur semua,” tegas dia. “Direktur Pelayanan yang melakukan itu,” sambungnya.
Sebelumnya, Kepala Divisi Sekretaris dan Humas TransJakarta Anang Rizkiani Noor mengatakan pihaknya masih mencari solusi terkait hal itu.
“Belum ada keputusan final, masih dicarikan solusi,” kata Anang, Jumat (19/8).
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani meminta TransJakarta memperhitungkan segalanya dengan matang sebelum mengambil keputusan.
“Memang seharusnya keberadaan kedai kopi diperhitungkan segala sesuatunya melihat berdasarkan situasi dan kondisi,” kata Rani, Sabtu (20/8).
Dia mengingatkan kondisi halte Transjakarta yang berbeda dengan MRT. Menurut Rani, hampir seluruh kondisi halte Transjakarta dipenuhi penumpang.
“Kalau misalnya lahannya seperti MRT mungkin bisa kerja sama dengan gerai food dan beverages, tapi kan kalau TransJakarta ini berbeda dan hampir semua halte padat dipenuhi penumpang yang menunggu,” ucapnya.
Rani mengatakan saat mengambil keputusan ataupun kebijakan dalam mengakomodir kebutuhan perlu pertimbangan dan tidak dipaksakan. Sebab, hal tersebut berdampak dan mengganggu pengguna Transjakarta.
“Niat baik mengakomodir orang butuh minum misalnya, tapi kalau lahan tidak memungkinkan harusnya juga jangan dipaksakan dari pada mengganggu pengguna TransJakarta,” tukasnya.