KabarJakarta.com -- Pakar komunikasi politik Yunarto Wijay menyoroti kemunculan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di program tayangan komedi ditelevisi, ‘Lapor Pak!’. Menurut dia, kemuncuan Anies dirasa tidak tepat waktunya, karena di saat bersamaan,, Senin (8/11/), sebanyak 91 RT di Jakarta sedang tergenang banjir.
“Masuk di acara entertainment di saat warga Jakarta sedang kebanjiran. Sementara di sisi lain, Wakil Gubernur DKI berjibaku menjelaskan bedanya genangan air dengan banji dan lain-lain,” ucap Yunarto.
Ia menyindir, kalau niatan Anies tampil di acara lawakan tersebut untuk membangun citra baik justru menjadi blunder, karena momennya tidak tepat.
Soal roasting (sindiran) yang dilakukan komedian Kiky Saputri kepada Anies, Yunarto menilai merupakan bentuk kritikan ringan seorang public figure kepada pimpinan pemerintahan. Ia menyarankan Anies untuk tidak mengabaikan sindiran Kiky tersebut.
“Apa yang dilakukan Kiky mencerminkan suara kaum rasional yang mengkritik kinerja Anies, baik ketika Kiky menyebutkan nama Ahok, karena di balik ucapan itu ada pro kontra isu SARA saat terpilihnya Anies,” ujarnya.
Begitu juga dengan sindiran soal banjir dan Formula E. kata Yunarto, penanganan banjir adalah program utama yang belum maksimal dilaksanakan Anies, tapi malahan direpotkan dengan ajang Formula E.
“Celetukan Kiky ini menjadi catatan kritis. Anies harus menyadari itu,” pungkas YUnao Wijaya.