Langsung ke konten
News

KPU Umumkan Paling Lambat 26 Desember Hasil Pilkada Serentak

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal mengumumkan hasil Pilkada serentak 2020 palimng lambat pada 26 Desember 2020. Hal tersebut dari jadwal tahapan pilkada yang ditetapkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020.

Dimana tahapan tersebut dilakukan setelah rekapitulasi suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) selesai, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengirim hasil ke tingkat desa/kelurahan. Penyerahan hasil rekapitulasi itu dilakukan di hari yang sama, yaitu 9 Desember.

Berlanjut pada PPS Desa Kelurahan diberi waktu hingga 15 Desember 2020, hasil tersebut diserahkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) paling lambat 11 Desember.

Lalu berlanjut pada 10-14 Desember, PPK menggelar rekapitulasi tingkat kecamatan. Seluruh hasil di setiap TPS kembali direkapitulasi pada masa tersebut. Sesudah itu, PPK akan mengumumkan hasilnya paling lambat 20 Desember.

Setelah dari PPK, hasil rekap tersebut diserahkan ke KPU kabupaten/kota paling lanbat 16 Desember. KPU kabupaten/kota punya waktu hingga 17 Desember untuk melakukan rekapitulasi.

Penetapan hasil pilkada tingkat kabupaten/kota dilakukan paling lambat 17 Desember. KPU kabupaten/kota diberi waktu hingga 23 Desember untuk mengumumkan hasil tersebut di kantor mereka atau lewat laman resmi KPU.

Sementara untuk pilkada tingkat provinsi, suara masih diteruskan ke KPU provinsi. Rekapitulasi suara di tingkat provinsi digelar 16-20 Desember. Hasil rekapitulasi tersebut ditetapkan paling lambat 20 Desember. Kemudian KPU provinsi mengumumkam hasil rekapitulasi suara pilkada tingkat provinsi paling lambat 26 Desember.

Setelah penetapan, KPU membuka ruang bagi paslon yang tidak puas untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Waktu proses sengketa mengikuti jadwal dari MK. Sebelumnya, Pilkada Serentak 2020 dilangsungkan di 309 kabupaten/kota. Hari pemungutan suara digelar pada 9 Desember 2020. Sebanyak 100,3 juta orang masuk daftar pemilih dalam 270 pemilihan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua