KabarJakarta.com - Sekelompok pemuda yang tergabung dalam gank motor ‘Jakarta Mystery’ melakukan aksi anarkis. Mereka menyerang warga di Johar Baru, Jakarta Pusat, yang disiarkan secara live di Instagram (IG).
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, dalam kasus ini polisi mengamankan lima orang anggota genk motor tersebut.
“Ini yang menjadi perhatian kita bersama dan kami sangat menyayangkan karena mereka yang ditangkap masih berusia di bawah umur,” kata Hengki Haryadi, Sabtu (21/5/2022).
Peristiwa penyerangan itu dilakukan genk motor tersebut pada Selasa (17/5). Ironisnya, penyerangan itu disiarkan secara langsung melalui media sosial Instagram.
Sementara itu, Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen mengatakan, lima pelaku yang masih di bawah umur itu tergabung dalam sebuah genk motor bernama “Jakarta Mystery’.
“Para pelaku ini merupakan anggota genk motor Jakarta Mystery. Aksi mereka sempat viral di Instagram setelah melakukan siaran langsung (live) saat melakukan penyerangan,” jelas Handik.
Kelima pelaku ini ditangkap di dua lokasi berbeda, yaitu daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan di Tangerang Selatan.
Kata Handik, dalam melakukan aksinya, pelaku bergerombol bersama anggota geng motor lainnya. Mereka melakukan konvoi dan melakukan penyerangan secara acak hingga mengunggahnya ke media sosial.
“Aksi pelaku ini sangat meresahkan. Mereka melakukan penyerangan dengan bergerombol, konvoi kurang lebih 15 motor, dengan membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan secara acak, lalu meng-upload ke media sosial,” ucapnya.
Kelima pelaku ini kini tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Dan, polisi masih menyelidiki keterlibatan dan keberadaan pelaku lainnya.
Aksi penyerangan geng motor Jakarta Mystery viral di media sosial. Terlihat para pelaku membawa celurit dan melakukan penyerangan kepada warga di lokasi.
Sambil melakukan penyerangan itu, salah satu anggota geng motor melakukan siaran langsung di Instagram. Mereka secara sengaja merekam aksi penyerangan itu untuk disiarkan di media sosial.