Langsung ke konten
News

Memperingati Hari Antikorupsi se-Dunia, Ma’ruf Amin Minta Koruptor Diberi Sanksi yang Tegas, Seperti Apa?

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendorong adanya penerapan sanksi dan hukuman yang tegas terhadap para pelaku korupsi. Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin dalam pidatonya pada acara Hari Antikorupsi se-Dunia 2021 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/12/2021).

“Terapkan sanksi dan hukuman yang tegas terhadap setiap pelaku korupsi,” kata Ma’ruf Amin.

Menurut dia, hal ini diperlukan sebagai penegakan hukum dan menjaga kewibawaan aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi.

Selain itu, Ma’ruf juga meminta masyarakat untuk ikut serta dalam rangka pengawasan terkait korupsi melalui platform media sosial. Ia menegaskan, upaya pemberantasan korupsi membutuhkan kepemimpinan, kegigihan, konsistensi, serta kolaborasi dari seluruh instansi dan komponen masyarakat.

“Media sosial dalam berbagai platofm dapat menjadi media kontrol yang ampuh bagi masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan,” ujarnya.

Sedangkan kepada instansi pemerintah, Ma’ruf meminta membangun mindset aparatur birokrasi yang berakhlak secara sungguh-sungguh dan konsisten, agar menjadi pelopor budaya antikorupsi di dalam pemerintahan.

Lebih lanjut, ia mendorong agar semua pihak menggencarkan nilai-nilai antikorupsi sehingga ke depannya bisa menjadi karakter bangsa.

“Peran orang tua, guru, ulama, dan akademisi dapat menjadi kekuatan sosial bersama,” tutur Ma’ruf Amin.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua