Langsung ke konten
News

Mengaku Eks Teroris, Kelompok Ini Dukung Pencapresan Anies Baswedan

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Kelompok bernama ‘Majelis Sang Presiden Kami’ mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024. Mereka mengaku terdiri dari mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), eks narapidana kasus terorisme (napiter), dan eks anggota Front Pembela Islam (FPI).

“Bapak ini eks napiter, saya sendiri dari eks HTI, ada juga sebagian dari simpatisan FPI. Bukan mewakili ya, mereka perorangan,” kata Alif Akbar di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2022).

Ia berharap, deklarasi pemberian dukungan ini akan menjadi landasan bagi Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024.

Alif berharap masyarakat Indonesia tidak mempermasalahkan masa lalunya yang pernah tersandung kasus terorisme. Menurutnya, setiap orang punya hak untuk menyampaikan sikap politiknya.

“Masyarakat Indonesia sudah cerdas. Apa yang terjadi terhadap bangsa dan negara ini sudah berjalan. Jadi saya yakin apa yang sudah saya sampaikan tadi, Insya Allah tidak ada masalah yang sifatnya perselisihan atau perbedaan pemahaman. Kita mendukung siapa saja sah-sah saja,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Zainal Abidin yang mengaku sebagai mantan anggota kelompok HTI mengatakan deklarasi ini sebagai wujud panggilan hati. Sebab, dia menganggap bangsa Indonesia membutuhkan sosok Anies Baswedan sebagai pemimpin.

“Karena figure beliau ini sangat dibutuhkan oleh bangsa ini, dari segi amanah dan banyak faktor lainnya. istilahnya, Bapak Anies Baswedan ini sudah sangat amat layak dan dibutuhkan oleh bangsa ini untuk memimpin sehingga ke depannya bangsa Indonesia akan menjadi lebih baik, lebih sejahtera dan terutama membanggakan di mata dunia,” ujar Zainal.

Sementara itu, Kartono, yang mengaku sebagai mantan napiter menyatakan dirinya mendukung Anies Baswedan karena dilatarbelakangi ingin ada perubahan pada bangsa dan negara ini.

“Kita ingin nilai-nilai universal dari anak-anak Islam bisa dialokasikan di dalam kehidupan dalam bernegara. Kita sebagai seorang dai, seorang aktivis, dengan segala upaya akan mendukung untuk kebaikan,” ujar Kartono.

Sebagai informasi, peserta yang hadiri di acara pendeklarasian dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai capres 2024 disebar secara internal dengan kriteria yang sering ke majelis taklim.

“Di sini kita sama-sama sebagai relawan yang berbasis Islami. Adapun nanti ke depannya akan ada lagi deklarasi di tempat lain, Insya Allah nanti akan kami hubungi yang di sana mau atau tidak bergabung dengan mendeklarasikan ini,” jelasnya.

Sejumlah daftar undangan yang hadir dan mengaku sebagai mantan anggota HTI, FPI dan eks napiter di antaranya Habib Musallam Bin Muhammad (Eks FPI), Habib Syaref Abdullah Alhadad (Eks FPI), Ustaz Zaenal Muttaqin (Eks Napiter), Ustaz Ahmad Jaki (Eks FPI), Ustaz H Abdulah Gadir (Eks FPI), Usman Adnan (Eks HTI) dan Muhammad bin Anwar Marta (Eks FPI).

Hadir juga Habib Alif Akbar Bin Abdurahman Al Yamani (Eks FPI), Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Eks FPI), Usta, Wandi Supandi (Eks Napiter), Ustaz Kartono (Eks Napiter), Ustaz Syahroni (Eks FPI) dan Zainal Abidin (Eks HTI).

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua