Langsung ke konten
News

Menteri Risma Sewot, Merasa Disindir AHY Soal BLT

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjawab sindiran Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal program Bantuan Langsung Tunai (BLT) era Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang katanya dulu dihina tetapi kini diterapkan kembali di era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Risma mengatakan kondisi sekarang masih tidak menentu, dan tidak hanya terjadi di Indonesia saja.

“Jadi sebetulnya yang disampaikan karena saat ini kita tahu kondisinya memang tidak stabul, tidak seperti biasanya. Makanya kemudian diturunkan BLT BBM,” kata Risma dalam keterangan persnya seperti ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, seperti yang dikutip, Sabtu (17/9/2022).

Selain itu, lanjut Risma, BLT dibagikan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

“Ini kan tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di seluruh dunia. Karena itu diturunkan BMT BBM. Kemarin BLT diturunkan pada saat terjadi pandemi COVID. Jadi seperti itu,” jelasnya.

Selain itu, tegas Risma menjelaskan, dasar mengenai pemberian BLT kepada masyarakat yaitu sesuai konstitusi di mana warga miskin harus dipelihara oleh negara.

“UUD 1945 Pasal 34 memerintahkan negara memelihat fakir miskin dan anak terlantar,” ucap Risma.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketika memberikan sambutan pada Rampinas Partai Demokrat 2022 menyindir soal pihak yang pura-pura nangis atas penderitaan rakyat dan menghina pemberian BLT saat SBY masih menjabat sebagai Presiden RI.

“Dulu BLT kita dihina-hina. ‘Apa itu BLT, hanya menghambur-hamburkan uang negara? kita dibilang tidak punya cara lain. Padahal itu cara yang sangat bijaksana untuk membantu rakyat miskin. Betul enggak? Sekarang pakai BLT juga. It’s okay, sesuatu yang bagus kalau dilanjutkan enggak apa-apa. Tidak usah malu-malu,” sindir AHY di arena Rapimnas Partai Demokrat, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9).

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua