KabarJakarta.com — PT MRT Jakarta (Perseroda) menyesuaikan jam operasional pada Sabtu (24/10) dan Minggu (25/10), untuk mendukung mobilitas peserta myBCA Jakarta Running Festival 2026. Layanan kereta akan dimulai sejak pukul 03.00 WIB, lebih awal daripada jadwal reguler akhir pekan, guna memudahkan peserta menuju lokasi lomba sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik.
Sabtu, 24 Oktober 2026, MRT Jakarta mulai beroperasi pada pukul 03.00 hingga 04.00 WIB, dengan selang keberangkatan kereta setiap 12 menit. Mulai pukul 04.00 pagi hingga tengah malam, keberangkatan kereta berlangsung setiap 10 menit.
Sementara itu, Minggu, 25 Oktober 2026, layanan khusus akan berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 01.30 WIB dengan jadwal keberangkatan setiap 14 menit. Perpanjangan ini disiapkan untuk mendukung penonton konser Ye Live in Jakarta 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
MRT akan kembali beroperasi mulai pukul 03.00 hingga 04.00 WIB dengan selang setiap 12 menit, dilanjutkan 10 menit kemudian hingga pukul 24.00 WIB.
Penyesuaian tersebut menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat di tengah dua agenda besar yang berlangsung pada akhir pekan yang sama, yakni festival lari dan konser musik internasional. Dengan waktu layanan yang lebih panjang, MRT Jakarta berupaya menyediakan alternatif perjalanan bagi masyarakat di tengah potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi acara.
Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Mega Tarigan, menjelaskan penyesuaian operasional akan disertaidengan fasilitas dua kali perjalanan gratis bagi para peserta Jakarta Running Festival 2026. Fasilitas itu berlaku pada 22–23 Oktober 2026, bertepatan dengan pengambilan perlengkapan lomba atau race pack, serta 24–25 Oktober 2026 selama penyelenggaraan festival.
Menurut Mega, kebijakan tersebut merupakan bagian dari dukungan MRT Jakarta terhadap penyelenggaraan kegiatan berskala internasional. Perusahaan ingin memastikan para peserta dan masyarakat tetap memiliki akses terhadap transportasi yang andal, aman, dan nyaman.
“MRT Jakarta dipastikan siap mendukung kelancaran acara myBCA Jakarta Running Festival 2026. Caranya dengan menghadirkan layanan lebih awal, sehingga peserta maupun masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan nyaman menggunakan transportasi publik,” kata Mega di Jakarta, Kamis (22/10).
Bukan kebijakan perdana
Pengoperasian lebih awal untuk mendukung festival lari bukan kebijakan baru bagi MRT Jakarta. Pada Jakarta Running Festival 2025, perusahaan juga sengaja memperpanjang jam layanan, mulai pukul 03.00 hingga 24.00 WIB. Evaluasi penyelenggaraan tahun lalu menjadi salah satu dasar untuk kembali menyesuaikan layanan pada 2026.
Mega menyebut, sekitar 24.060 pelanggan sengaja memilih menggunakan MRT Jakarta selama periode penambahan jam operasional pada festival 2025. Angkat itu setara dengan 88 persen dari total 27.300 peserta.
Angka itu memperlihatkan besarnya potensi transportasi publik dalam mendukung acara olahraga yang melibatkan ribuan orang. Namun, angka penggunaan MRT tersebut merupakan catatan pelanggan selama periode layanan tambahan, bukan bukti bahwa seluruh pengguna merupakan peserta lomba.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, jumlah peserta diproyeksikan bakal mencapai 37.000 orang. Dari jumlah itu, MRT Jakarta memperkirakan sebanyak 32.608 peserta akan memilih menggunakan layanan kereta untuk menuju lokasi kegiatan.
Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak sekadar memperpanjang waktu operasi, tetapi juga ingin mempertahankan dan meningkatkan peran MRT sebagai pilihan perjalanan menuju acara berskala besar.
Mendorong kebiasaan transportasi publik
Penyesuaian jadwal dan fasilitas perjalanan gratis memiliki tujuan yang saling berkaitan: memudahkan mobilitas peserta sekaligus memperkenalkan transportasi publik sebagai pilihan praktis untuk menghadiri kegiatan besar di Jakarta.
Perjalanan gratis pada masa pengambilan race pack memberi kesempatan kepada peserta untuk mencoba layanan MRT sebelum hari perlombaan. Sementara itu, operasional sejak dini hari memungkinkan pelari berangkat lebih awal tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kendaraan pribadi.
Bagi MRT Jakarta, keberhasilan dukungan ini dapat dilihat dari jumlah pengguna, kelancaran perjalanan, serta kemampuan layanan mengakomodasi kebutuhan masyarakat ketika kegiatan besar berlangsung. Meski demikian, target penggunaan yang tinggi tetap perlu diimbangi pengelolaan kepadatan stasiun, pengaturan arus penumpang, dan penyampaian informasi jadwal yang jelas.
MRT Jakarta juga mengimbau pelanggan menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Informasi terbaru mengenai operasional dapat diakses melalui kanal media sosial resmi MRT Jakarta dan aplikasi MyMRTJ.
Melalui penyesuaian ini, MRT Jakarta berupaya menjadikan transportasi publik bagian penting dari penyelenggaraan acara besar di ibu kota. Tantangannya bukan hanya mengangkut peserta menuju lokasi, melainkan memastikan layanan tetap dapat diandalkan bagi seluruh masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas akhir pekan.