Langsung ke konten
News

Mudik 2022, Polisi Terapkan Sistem One Way dan Ganjil-Genap di Tol Jawa

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan pihaknya akan menerapkan kebijakan satu arah (one way) dan ganjil-genap di tol saat mudik Lebaran 2022. Kebijakan itu diterapkan karena volume kendaraan pemudik diprediksikan cukup tinggi.

“Pada pelaksanaan mudik akan kita terapkan kebijakan one way dan ganjil genap bersamaan,” kata Firman dikutip dari channel YouTube Ditjen Perhubungan Darat, Kamis (14/4/2022).

Dijelaskannya, dari hasil perhitungan para ahli di bidang jalan, di masa mudik Lebaran jalan tol di pulau Jawa akan menerima arus lalu lintas sebanyak 47 persen atau sekitar 200.000 kendaraan yang akan mudik secara bersamaan.

“Jika langkah itu (one way dan ganjil genap) tidak diterapkan, nantinya kendaraan pemudik di tol tidak bergerak,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Firman, Polri juga akan menerapkan contraflow saat musim mudik nanti. Namun, bila kendaraan tetap tidak bergerak, maka akan dilakukan sistem one way.

“Apabila Polri tidak mengambil langkah intervensi rekayasa, kendaraan tidak akan bergerak. Oleh karena itu, dibutuhkan manajemen kapasitas jalan yaitu paling sederhana kita akan menambah satu lajur berupa contraflow, juga masih kurang kita akan melakukan one way dari arah Jakarta menuju arah timur,” ujarnya.

"Dengan catatan pada saat one way diterapkan tentunya ada konsekuensi para pemakai jalan yang akan menggunakan jalur tol ke arah Jakarta tentunya tidak akan bisa masuk jalan tol,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Firman mengatakan nantinya akan ada petugas di lapangan yang akan memandu penerapan one way di tol. Sehingga, kata Firman, masyarakat tidak menunggu terlalu lama untuk masuk tol arah Jakarta.

“Nanti akan ada petugas yang memandu tidak akan membiarkan anggota masyarakat memasuki tol gate masing-masing, tapi akan diluruskan mengarah melalui jalur arteri untuk menghindari pemborosan bahan bakar, waktu tunggu yang lama," ucapnya.

“Kami menyarankan mereka yang akan bergerak ke arah Jakarta menyimak kapan one way kami akhiri, sehingga kita harapkan layanan prima jalan dimaksimalkan,” tuturnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua