Langsung ke konten
News

Nah Lho, 111 Ton Besi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Digondol Komplotan Maling

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com -- Sedikitnya 111,081 ton besi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang berada di Cipinang Melayu, Jakarta Timur digondol komplotan maling. Aksi pencurian ini diperkirakan sudah berlangsung sejak enam bulan lalu.

Kanit Reskrim Polres Jakarta Timur Iptu Mochamad Zen mengatakan, akibat dari aksi pencurian itu pihak Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengalami kerugian Rp1 miliar lebih.

“Hasil invetarisasi dari Juli sampai Oktober 2021, tercatat di daftar material yang hilang diperkirakan senilai Rp1 miliar lebih,” kata Moch Zen, Senin (8/11/2021).

Untuk mengetahui siapa pelakunya, polisi tengah mendalami keterlibatan orang PT Wijaya Karya (Wika).

“Ada indikasi keterlibatan orang dalam. Kami kembangkan lebih lanjut untuk mengungkap siapa saja yang terlibat,” ujarnya.

Saat ini, polisi telah menangkap lima orang tersangka, yaitu SA, SU, AR, LR, dan DR. sementara tujuh tersangka lainnya, yakni GN, FR, G, IB, DR, dan HA masih dalam pengejaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan yang ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Sedangkan barang bukti yang disita polisi yaitu 1 unit mobil pick up, 6 buah besi besar, dan 5 buah besi kecil.

Terakhir para tersangka beraksi pada Sabtu dua pekan lalu. Apes, aksinya dipergoki warga dan mereka langsung kabur. Namun para tersangka meninggalkan besi jarahannya yang sudah dikumpulkan di mobil pick up.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua