KabarJakarta.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, mengkritik sejumlah pihak yang membanggakan perhelatan Formula E Jakarta 2022 yang beberapa waktu lalu digelar di Ancol, Jakarta Utara. Dia menilai, hajatan itu pantas dibanggakan ketika ada orang Indonesia yang jadi pebalapnya.
Fadli Zon menyatakan itu melalui akun Twitternya. Menurut dia, rakyat Indonesia hanya jadi penonton pada Formula E Jakarta.
“Harusnya kita bangga kalau ada pemain Indonesia, bukan penonton. Bule-bule berlaga, kita cuma jadi penonton,” sindir Fadli Zon seperti dikutip melalui akun Twitternya, Rabu (22/6/2022).
Dia lalu menjelaskan maksud cuitannya itu. Fadli Zon menyebut Formula E bagus karena telah berhasil digelar. Tapi, katanya, lebih baik lagi jika ada pebalap Indonesia turut berpartisipasi.
“Tentu bagus jadi penyelenggara, tapi lebih bagus lagi kalau ikut jadi pemain, bukan sekadar penonton,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga berharap Indonesia tak hanya jago sebagai penyelenggara acara. Menurutnya, Indonesia juga harus mulai ikut dalam balapan tersebut.
“Kita jangan hanya jagoan dalam event organizer saja, tapi jadi player dalam event-event itu,” tukasnya.
Ahmad Sahroni Banggakan Jumlah Penonton Formula E
Sebelumnya, Ketua Organizing Committee (OC) Jakarta E-Prix Ahmad Sahroni bersyukur Formula E Jakarta memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak. Dari data yang dia terima, jumlah penonton siaran langsung Formula E Jakarta mencapai belasan juta.
Politisi Partai Nasdem ini mengaku menerima data jumlah penonton Formula E Jakarta yang digelar pada 4 Juni lalu sebanyak 13,4 juta orang melalui tayangan langsung di dua stasiun televisi swasta. Selain itu, untuk penonton langsung di Sirkuit Ancol sebanyak 60.000 orang.
“Alhamdulillah banyak mata di dunia yang melihat Jakarta dan Indonesia. Ini juga membuktikan kepada dunia kalau Indonesia sudah pulih dan siap bangkit. Siap menyongsong kehidupan masa depan setara dengan negara maju lain di dunia. Dan siap menggelar ajang-ajang internasional lainnya,” ujar Ahmad Sahroni, Jumat (17/6).
Kata dia lagi, data penonton itu diketahui dari data audiens yang dirilis oleh FIA Formula E per hari ini. Sahroni menyebut jumlah penonton Formula E Jakarta mencetak sejarah baru dalam ajang balap mobil listrik tersebut.
Dia menilai tinggi antusiasme itu jadi bukti masyarakat Indonesia menggemari Formula E.
“Tentunya hasil ini kita syukuri, dan angka-angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia juga punya minat yang tinggi terhadap ajang mobil listrik ini. Hasil ini tentunya akan kami jadikan acuan dan tolok ukur untuk gelaran yang sama di masa depan,” pungkasnya.