KabarJakarta.com - Putra bungsu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep mengungkapkan bahwa bapaknya pernah mengeluh capek. Tapi dia tidak menjelaskan secara detail, capek karena apa.
Hal itu diucapkan Kaesang saat menjadi salah satu bintang tamu di Channel YouTube Irfan Hakim. Di kesempatan itu, Irfan Hakim menanyakan rasa penasarannya soal Jokowi kepada Kaesang.
“Eh, bapak pernah enggak sih ngeluh capek?” tanya Irfan Hakim kepada Kaesang. Dan dijawab Kaesang. “Bapak ya? Mungkin dua minggu lalu sih bapak ngeluh capek,” ucap Kaesang.
Ditimpali lagi oleh Irfan Hakim. “Wah, bapak ngeluh bagaimana?” tanya Irfan lagi.
Kaesang pun menceritakan, namun dia menegaskan bahwa belum pernah menceritakan hal ini ke orang lain.
“Pada dua minggu lalu kita kan ngumpul di Yogyakarta. Eh ini aku enggak pernah cerita ke mana-mana loh,” kata Kaesang.
Mendengar itu Irfan menimpalinya. “Iya enggak apa, ini sama aku doang,” ujar Irfan sambal tertawa.
Tapi ternyata keluhan Jokowi tersebut bukan tentang jabatan atau pekerjaannya sebagai Presiden RI yang banyak, melainkan mengeluh soal cucunya.
“Bapak ngeluh capek, bapak tiba-tiba bilang, ‘Duh aku capek, aku sudah enggak kuat lagi’, begitu bilangnya,” kata Kaesang menirukan keluhan Jokowi.
“Bapak ngeluh enggak kuat dan capek habis gendong cucunya itu loh. Lah iya, soalnya cucunya dia itu ada yang gede banget, 17 kilo itu,” terang Kaesang.
Tanggapan senior PDIP
Menanggapi itu, senior PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan sebaliknya. Menurut dia, Jokowi tetap menggebu-gebu kerja demi rakyat Indonesia.
“Tidak pernah ngeluh. Antusiasnya bekerja demi rakyat tetap menggebu-gebu,” kata Hendrawan, Senin (18/4/2022).
Menurut dia, alasan Jokowi tetap bersemangat bekerja karena ada sejumlah rencana yang belum terselesaikan. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras untuk merealisasikannya.
“Banyak rencana yang belum dituntaskan dan dibutuhkan kerja keras bersama untuk merealisasikan,” ujar Hendra.
Ia pribadi, memaknai rasa capek Jokowi dalam hal energi, bukan capek karena menyerah dengan tantangan dan kesulitan sebagai Presiden RI.
“Sebenarnya mengeluh dalam arti mendaur ulang energi positif, bukan dalam artian menyerah terjadi tantangan dan kesulitan sebagai pemimpin negara,” imbuhnya.