KabarJakarta.com - Nikita Mirzani terus mendorong penuntasan kasus dugaan tindak pidana penculikan dan penyekapan yang dilakukan penyanyi Nindy Ayunda, Sulaeman. Nikita ngotot agar Nindy diproses secara hukum seperti dirinya yang dilakukan oleh Dito Mahendra, kekasihnya Nindy Ayunda.
Mengutip Insta Story miliknya, Rabu (29/6/2022), Nikita menayangkan cuplikan berita tentang proses hukum kasus penyekapan yang dilakukan Nindy Ayunda. Pada captionnya dia menuliskan Nindy jangan sampai lolos.
“Nindy tuh Di blng jgn smp lolos,” tulis Nikita Mirzani ditambah ikon tertawa.
Di postingan lainnya bintang film Comics 8 ini menanyakan keberadaan Nindy Ayunda.
“Smp lupa mau posting ini. Nindy where are youuuu,” tulisnya lagi.
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto memastikan pihaknya akan memproses kasus dugaan penyekapan dengan korban Sulaiman, mantan sopir pribadi Nindy Ayunda.
“Benar ada laporan tersebut dan sedang dalam proses,” kata Budhi Herdi melalui pesan singkat WhatsApp (WA), Minggu (26/6/2022) malam.
Kapan Nindy Ayunda akan dipanggil untuk diperiksa? Dia menjelaskan, merupakan kewenangan penyidik. “Nanti penyidik yang akan memanggil,” ucap Budhi Herdi.
Nindy Ayunda dilaporkan ke Polres Jaksel oleh Rini Diana yang merupakan istri dari mantan Sulaiman dengan tuduhan melakukan penculikan dan penyekapan terhadap mantan sopirnya itu.
Nindy disebut sudah berkali-kali mangkir dari panggilan Polres Jaksel terkait dugaan penyekapan.
Nindy Ayunda dilaporkan oleh Rini Diana sejak 15 Februari 2021. Dia dilaporkan dengan tuduhan telah melakukan penyekapan yang tercatat pada nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan Pasal 333 KUHP.
“Nindy Ayunda itu kan dilaporkan sama sopirnya, kenapa prosesnya lama?” celetuk Nikita Mirzani.
Dia pun menduga adanya perbedaan perilaku karena status sosial. “Apa karena yang melaporkan seorang sopir? Padahal itu kejahatan nyata loh. Diduga ya,” ucapnya.
Dia membandingkan dengan laporan Dito Mahendra yang ditujukan kepadanya jauh berbeda dengan kasus Nindy Ayunda. “Ini cuma UU ITE saja, gue enggak gebukin siapa-siapa, gue enggak nyekap siapa-siapa, kok gue mau ditangkap?” tukas Nikita.