Langsung ke konten
News

Nindy Ayunda Mangkir Lagi, Polisi Akan Jemput Paksa?

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Nindy Ayunda kembali tidak memenuhi panggilan penyidik Polres Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022), untuk dimintai keterangannya dalam kasus penculikan dan penyekapan dengan korban Sulaiman, mantan sopir pribadinya. Polisi akan menjemput paksa Nindy Ayunda?

Seperti diketahui, Nindy Ayunda dilaporkan oleh Rini Diana, istrinya Sulaiman. Rini melaporkan Nindy Ayunda pada 15 Februari 2021 dengan nomor laporan LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ.

Kasat Kriminal Umum (Krimum) Satrekrim Polres Jakarta Selatan AKP Rifaizal Samual membenarkan Nindy Ayunda tidak hadir, hanya mengutus pengacaranya.

“Jam 11 yang bersangkutan (Nindy Ayunda) tidak bisa hadir, dengan alasan berhalangan. Yang datang ke kami pengacaranya,” kata Rifaizal.

Selanjutnya, kata Rifaizal, pemeriksaan Nindy Ayunda akan dijadwalkan pada Senin (11/7) minggu depan.

Beredar informasi, Senin besok penyidik tidak hanya memanggil Nindy Ayunda saja, tapi juga Dito Mahendra, kekasihnya Nindy.

Sementara itu, Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Harun mengatakan ini merupakan panggilan ketigakalinya terhadap pelantun lagu Cuma Satu tersebut, dan tidak pernah sekali pun memenuhi panggilan penyidik.

“Ini panggilan ketiga. Dua panggilan sebelumnya dia (Nindy Ayunda) juga tidak pernah hadir,” tegas Harun.

Fahmi Bachmid, pengacaranya Sulaiman mengatakan bahwa Nindy berulang kali mangkir dari panggilan penyidik. Dia pun meminta polisi menjemput paksa Nindy Ayunda.

Sebelumnya, Fahmi menyebutkan bahwa korban penyekapan tidak hanya Sulaiman saja, tapi ada satu orang lagi. Namun, dia enggan menyebutkan identitas korban yang satunya lagi ini.

“Nanti kalian akan tahu sendiri siapa korban lainnya yang satunya ini,” ucap dia.

Kata Fahmi lagi, korban tersebut melihat bagaimana Sulaiman dipukuli dan disiksa oleh orang-orang yang diduga adalah suruhannya Nindy Ayunda.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua