Langsung ke konten
News

Pamor Citayam Fashion Week Mendunia, RI Bisa Jadi The Next Korsel

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan bangga dengan Citayam Fashion Week. Pasalnya, ajang fashion sporadis itu sampai terdengar ke Thailand.

Melalui akun Instagram pribadinya, @Sandiuno, Sandiaga menyebut aksi para ABG yang menamakan dirinya SCBD (Semanggi, Citayam, Bojonggede, Depok) ini bisa menginspirasi tren. Ia berharap hal ini bisa menjadikan Indonesia sebagai ‘The Next Korea Selatan’.

“Demam peragaan busana ala Citayam Fashion Week sampai ke Thailand! Bukan hanya merambah ke berbagai kita dan daerah di Indonesia. Semangat dan kreativitas ‘Harudukuh Fashion Week’ juga sampai ke Negeri Gajah Putih. Semakin yakin bahwa kita bisa jadi The Next Korea Selatan, dengan menciptakan trend yang menginsiprasi,” tulis Sandiaga Uno, Senin (1/8/2022).

Dia mengungkapkan, untuk mendorong aksi anak bangsa ini, Kemenparekraf turut mendukung dan memfasilitasi. Hal ini mengingat event yang digagas oleh ikon SCBD, Bonge dan Jeje Slebew, serta kawan-kawannya, memiliki dampak yang positif karena dapat membangkitkan UMKM dan ekonomi kreatif di sekitarnya.

“Kali ini, teman-teman dari Kedutaan Indonesia di Thailand ikut meramaikan ajang ini. seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi), ajang seperti ini justru harus kita dukung selama memberikan dampak positif,” ujarnya.

Lanjut Sandiaga Uno, Kemenparekraf akan memfasilitasi semua unsur pentahelix, baik pemerintah maupun swasta, agar menjadi ekosistem yang berkelanjutan dan tertata dengan baik sehingga bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya, khususnya bagi anak-anak muda Gen Z dan milenial.

Untuk mendukung langkah tersebut, muncul wacana bahwa Citayam Fashion Week akan dipindahkan ke Sarinah. Terkait hal ini, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan akan mendukung upaya tersebut.

Namun, jelasnya, perpindahan Citayam Fashion Week ke Sarinah diharapkan tidak dipolitisasi dan memberikan ruang yang lebih besar bagi anak-anak muda berkreasi.

“Niat baik anak-anak muda jangan dicampuradukkan dengan hal-hal di luar tujuan mereka, atau jangan dipolitisir,” tegas Erick Thohir.

“Kasihan kreativitas anak-anak muda. Kita harus menghargai kreativitas mereka. Selama mereka bisa berkreativitas yang positif, saya terbuka saja selama tidak dipolitisir,” lanjutnya mengatakan.

Menurut Erick, fenomena Citayam Fashion Week merupakan murni gerakan dan aksi kreatif anak-anak muda sehingga merekalah yang mempunyai hak dalam menentukan arah kreativitas tersebut ke depan.

“Ajang Citayam Fashion Week merupakan langkah inovasi anak-anak muda untuk tampil dalam kegiatan yang positif. Hal ini jauh lebih baik mengingat banyak anak muda yang tengah mengalami persoalan terhadap aktivitas negatif sehingga terjebak narkoba dan kejahatan jalanan,” pungkas Erick.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua