Langsung ke konten
News

Parkir Liar Menjamur di Tebet Eco Park

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Parkir liar menjalar di sekitar Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Minggu (12/6/2022). Akibatnya, terjadi kemacetan di sekitar lokasi.

Puluhan sepeda motor yang terpakir nyaris menutup separuh bahu jalan di Jalan Tebet Barat. Sementara mobil parkir di area Rusun Tebet.

Petugas Dishub DKI melakukan tindakan tegas yaitu mengempiskan roda sepeda motor dengan cara mencabut pentilnya.

Sejumlah pemilik sepeda motor di lokasi berusaha menghalangi petugas yang sedang mengempiskan ban motornya.

Tak hanya persoalan parkir kendaraan, kawasan Tebet Eco Park juga dipenuhi dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Tebet Barat.

Naik Odong-odong

Tidak ingin direpotkan parkir kendaraan, sejumlah warga memilih datang ke Tebet Eco Park dengan menggunakan odong-odong. Mereka langsung turun begitu tiba di pintu masuk.

Indra (52) sopir odong-odong mengatakan dirinya mengenakan tarif Rp30.000 per orang dari Tanjung Duren, Jakarta Barat, ke Tebet Eco Park.

“Khusus disewa saja. Dari Tanjung Duren ke sini (Tebet Eco Park) tarifnya per orang Rp20.000,” jelasnya.

Indra mengaku dirinya tidak parkir di Tebet Eco Park dikarena tempat parkirnya terbatas. Dia memlih menunggu di lokasi lain. “Parkirnya di belakang sekolah,” imbuhnya.

Feli (31), salah satu warga yang ikut rombongan itu mengungkapkan alasan menyewa odong-odong ke Tebet Eco Park.

“Kalau naik odong-odong kan ramai-ramai, seru aja. Semuanya tetangga saya di Tanjung Duren,” ucap Feli.

Namun, dia mengaku kecewa begitu tiba di Tebet Eco Park, karena jumlah pengunjungnya yang banyak sehingga membuatnya tidak dapat menikmati fasilitas yang ada.

“Ramai banget. Mungkin karena baru, viral juga, jadi banyak yang datang ke sini. Saya kurang menikmati karena telalu banyak orang,” pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua