Langsung ke konten
News

Pasca Peristiwa Kebakaran, Revitalisasi Pasar Gembrong Mulai Dilakukan Pekan Depan

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, revitalisasi atau perbaikan Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, pasca kebakaran akan dilakukan secara bertahap mulai pekan depan. Anies menginformasikan hal ini melalui akun Instagram pribadinya, @aniesbaswedan.

“Insya Allah pengerjaan revitalisasi kawasan ini segera dilaksanakan secara estafet mulai minggu depan,” tulis Anies.

Namun, dia tidak menyebutkan berapa Pemprov DKI menyediakan anggaran untuk perbaikan kawasan Pasar Gembrong. Ia hanya menjelaskan, renovasi akan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Baznas DKI, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan warga, dan pihak swasta.

Anies menjelaskan, perbaikan akan mengedepankan bangunan yang sesuai dengan kontur kawasan, memenuhi ketersediaan peralatan pemadam api ringan, ramai lingkungan, dan sesuai dengan kebutuhan warga.

“Dengan demikian, warga yang terdampak kebakaran, dapat kembali menempati hunian yang lebih baik,” tuturnya.

Selain melakukan revitalisasi, Pemprov DKI juga akan mendampingi warga untuk memahami konsep lingkungan yang sehat, di antaranya sanitasi, pencahayaan, ketersediaan sumur resapan, mitigasi kebencanaan, dan faktor manajemen lingkungan.

Anies silaturahmi dengan korban kebakaran

Pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 2022, Senin (2/4), Anies bersilaturahmi dengan warga yang terdampak kebakaran Pasar Gembrong.

“Setelah sholat Ashar di Mushalah Al-Hikmah, kami melihat tim dapur darurat yang terdiri dari kolaborasi Baznad Bazis, PMI, Dinsos dan relawan lainnya sungguh kompak membantu para korban,” kata Anies.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 400 bangunan yang terdiri dari rumah dan kios di kawasan Pasar Gembrong hangus terbakar pada Minggu (24/4) malam.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, luas area yang terbakar sekitat 1.300 meter persegi.

“Objek terbakar 400 bangunan terdiri dari rumah dan pertokoan di RT 02, 03, 04, 05, dan 06 RW 01,” kata Gatot.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua