KabarJakarta.com - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia, memastikan stok vaksin COVID-19 tersedia. Oleh karena itu, dia meminta agar masyarakat di Jakarta segera mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis ketiga atau booster.
“Kemarin memang sempat vaksinnya agak susah karena terjadi kekosongan di pusat. Tetapi saat ini sudah ada, jadi yang belum booster segera lakukan,” kata Dwi, akhir pekan kemarin.
Dwi menegaskan, vaksinasi booster sangat penting di tengah lonjakan kasus COVID-19.
Selain vaksinasi, penerapan protokol kesehatan (prokes) juga menjadi kunci penanganan situasi pandemi COVID-19. Pasalnya, terjadi kenaikan kasus baru beberapa waktu belakangan per 19 November 2022. DKI Jakarta, sebutnya, mencatat kasus tertinggu dengan 2.628 kasus.
“Trennya masih naik, dan kami berharap segera turun kembali,” ucap Dwi.
“Intinya supaya masyarakat memahami bahwa COVID masih ada, sehingga pada saat ada kecenderungan kasusnya meningkat jangan lupa prokesnya diperhatikan, ditaati, disiplin,” ujarnya.
Dwi kembali menegaskan, bahwa pelayanan vaksinasi booster di Jakarta sudah kembali dibuka meski sempat tidak melayani karena stok vaksin yang kosong.
Dihimpun dari lama corona.jakarta.go.id per 19 November 2022, ada 5.198.296 warga Jakarta yang sudah divaksinasi booster atau dengan cakupan sekitar 50%. Sementara itu, cakupan vaksinasi dosis pertama dan kedua masing-masing 125,9% dan 107,4%.