KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan siap maju sebagai capres 2024 jika ada partai yang mengusungnya. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tidak mungkin mendukung Anies sebagai capres.
“Sejak awal PSI mendukung pemimpin berintegritas. Beberapa waktu lalu Fraksi PSI DKI Jakarta menjadi satu-satunya partai yang menolak pertanggungjawaban anggaran APBD Anies 2021,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Minggu (18/9).
Grace menjelaskan, penolakan Fraksi PSI terhadap laporan pertanggungjawaban anggaran DKI 2021 didasari atas catatan buruk yang dimiliki Anies. PSI, sebut Grace, menyoroti soal transparansi anggaran.
“Itu rapor merah atas kinerja Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ada catatan terkait transparansi anggaran dan kinerja,” ucapnya.
“Itulah dasar kenapa PSI menutup pintu untuk Anies. DPP PSI menghormati keputusan fraksi mereka di DPRD DKI,” tambahnya.
Sebelumnya, dikutip dari Reuters, Anies menyatakan siap untuk maju sebagai sebagai salah satu kontestan di Pilpres 2024 jika ada partai politik yang mengusungnya.
“Saya siap mencalonkan diri sebagai Presiden jika ada partai yang mencalonkan saya,” kata Anies dikutip dari Reuters, Jumat (16/9).
Hingga saat ini, Anies masuk sebagai salah satu capres yang akan diusung Partai NasDem, selain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.