Langsung ke konten
News

Pembangunan Sirkuit Mandalika Capai 60 Persen Pengerjaan

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

Kabar Jakarta.com--Sirkuit Mandalika Nusa Tenggara Barat masih dalam proses tahap pembangunan untuk kejuaraan MotoGp 2021 mendatang, telah mencapai 60 persen tahap pembangunan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, Abdulbar M Mansoer.

Pembangunan Sirkuit Mandalika saat ini pada pengerjaan ground work atau pekerjaan tanah. Rincian land clearing seluas 429.175 m2 atau 81,77 persen, pemasangan pagar beton precast keliling sepanjang 5.502 m atau 88,03 persen, galian tanah track sepanjang 239.065 m atau 95,45 persen, timbunan tanah mencapai 225.846 m3 atau 64,78 persen, dan ground improvement seluas 5.481 m2 atau 33,14 persen.

Menurut Abdulbar seluruh proyek pengerjaan sirkuit Mandalika ini dilaksanakan sesuai protokol pencegahan penyebaran covid-19, meliputi diantaranya menjaga sanitasi dan tingkat higenis lingkungan, pemeriksaan suhu tubuh, membiasakan mencuci tangan, penggunaan APD serta penerapan jarak fisik.

"Kami pastikan hingga saat ini proses pembangunan sirkuit Mandalika terus berlangsung dan berjalan sesuai timeline yang direncanakan. Saat ini kami fokus melakukan percepatan penyelesaian pembangunan Sirkuit Mandalika sehingga event MotoGP 2021 terlaksana dengan lancar," ucap Abdulbar

Dalam hal ini Gubernur NTB H Zulkifliemansyah juga mengatakan bahwa dengan penyelenggaraan MotoGp di Indonesia, bisa memberikan 3 manfaat utama bagi kemajuan ekonomi yaitu country branding, tourism attraction dan multiplier effect.

Melihat besarnya penggemar MotoGp di seluruh dunia bisa meningkatkan country branding Indonesia, sebagai tujuan tempat sport dunia. Dan juga bisa membangkitkan sektor pariwisata dalam negri sehingga tourism attraction mampu menghasilkan multiplier effect bagi masyarakat dalam hal lapangan pekerjaan.

Sehingga memberi manfaat bagi Indonesia dan kesejahteraan masyarakat dalam kemajuan ekonomi.

 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua