Langsung ke konten
News

Pemerintah Tunggu Hasil Evaluasi Mudik Lebaran Untuk Tentukan Indonesia Tetap Pandemi atau Endemi

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo mengungkapkan bahwa skema menuju endemi COVID-19 menunggu evaluasi mudik Lebaran 2022.

Abraham menyampaikan hal itu untuk meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan transisi status pandemi menjadi endemi COVID-19.

“Untuk skema menuju endemi, pemerintah masih akan menunggu evaluasi beberapa minggu pasca mudik Lebaran. Kita berharap tidak terjadi lonjakan lagi seperti di negara lain. Pemerintah akan bersiap mengantisipasi bila terjadi lonjakan,” kata Abraham dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/5/2022).

Untuk perkembangan kasus COVID-19 terhitung dari tanggal 24 Maret hingga 4 Mei 2022, Abraham menyebut masih terkendali. Hal itu didasarkan pada data reproduction rate (Rt) yang konsisten di angka 1.

“Per 3 Mei 2022, sebanyak 107 kasus per hari, angka kematian 18 per hari, dan angka kasus aktif tinggal 6.951,” terangnya.

“Suatu hal yang patut kita syukuri dan apresiasi kepada tenaga kesehatan (nakes), TNI/Polri, dan satgas yang terus mengingatkan protokol kesehatan,” tambah Abraham.

Dia menegaskan, pemerintah tidak akan terburu-buru mengubah status pandemi menjadi endemi, meski beberapa indikator menunjukkan perbaikan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua