KabarJakarta.com - Pemilihan Ketua RW 02, Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara, mirip dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Untuk menjaring suara dari masyarakat, didirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap RT.
Sedikitnya ada 9 TPS yang didirikan untuk digunakan oleh pemilih. Tiap TPS dijaga oleh sekitar 9 orang untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara berjalan sebagaimana mestinya pada Minggu (6/11/2022).
Nurdin, ketua tim sukses calon Ketua RW 02, Suharto, yang merupakan calon nomor urut 3 mengatakan diperbanyaknya TPS untuk mengantisipasi penumpukan pemilih, apalagi Jakarta masih dalam pemulihan pasca pandemi COVID-19.
“Ini sudah disepakati dalam forum musyawarah. Memang membutuhkan dana yang besar. Tapi ini keinginan warga untuk berdemokrasi. Apalagi kita juga akan melaksanakan pemilu dua tahun kedepan,” ucap Nurdin.
Berdasakan informasi yang didapat, setiap Kartu Keluarga (KK) diwakili oleh satu pemilih. “Total ada 2.051 pemilih. Tiap TPS jumlah pemilih berkisar 200-300 orang,” ujarnya.
“Penghitungan suara dilakukan di kantor yayasan Manbaul Hikmah. Calon yang berkompetisi hadir untuk menyaksikan penghitungan suara secara menyeluruh,” sambungnya.
Nurdin menegaskan, panitia pemilihan Ketua RW 02 telah sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 22 Tahun 2022. Ia bersyukur, antusias masyarakat sangat tinggi.
Sementara itu, Ketua RT 09 RW 02 Samsudi mengatakan pemilihan Ketua RW tahun ini berbeda dari sebelumnya. Sebab, hampir melibatkan seluruh warga yang berdomisili di wilayah RW 02. “Mudah-mudahan ke depannya masyarakat semakin dewasa dalam berdemokrasi,” harapnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Neneng Hasanah mengharapkan pemilihan langsung dengan melibatkan ribuan orang untuk menentukan ketua RW terpilih menjadi pembelajaran berdemokrasi bagi masyarakat.
“Untuk itu harus dibarengi dengan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Harus bisa menerima apapun hasil dari pemilihan,” ujarnya.
Menurutnya, minimnya partisipasi masyarakat dalam menyuarakan hak pilihnya karena sosialisasi panitia yang kurang masif. Dia tekankan, pemilihan Ketua RW seperti ini untuk kepentingan masyarakat lima tahun kedepan dalam hal pembangunan di wilayahnya.
“Dimulai dari pemilihan RW, mudah-mudahan di Pileg dan Pilpres nanti partisipasi masyarakat bisa semakin tinggi. Karena tanpa kesadaran masyarakat, pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024 akan berimbas pada wakil rakyatnya yang terpilih,” pungkasnya.
Dari hasil pemungutan suara calon nomor urut 3, Suharto terpilih sebagai Ketua RW 02 Sukapura. Dia meraih dukungan 945 suara.