Langsung ke konten
News

Pemprov DKI Bantah Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Kualitas udara di Jakarta disebut sebagai salah satu yang terburuk di dunia dalam sepekan terakhir ini. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menepis anggapan itu.

Data kualitas udara Jakarta yang menjadi peringkat ke-3 terburuk di dunia ini diketahui berdasarkan data kualitas udara (Air Quality Index/AQI) dari situs IQAir.

Humas DLK DKI Jakarta, Yogi Ikhwan mengklaim pihaknya mengukur kualitas udara Jakarta berdasarkan pantauan Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) pribadi.

“Kami enggak lihat AQMS (Air Quality Monitoring System) ya. Itu punyanya swasta. Kami melihat SPKU kami sendiri,” kata Yogi, Sabtu (18/6/2022).

Dia pun menyebutkan kualitas udara Jakarta pada Sabtu sore berdasarkan SPKU DLH, Jakarta masuk dlaam kategori ‘sedang’. Kata dia, kualitas udara ini dapat dilihat salah satunya melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

“Bisa dicek di aplikasi JAKI,” ujar Yogi.

Berdasarkan pada rendahemisi,Jakarta.go.id data kualitas udara Jakarta pada Sabtu (18/6) ditampilkan pada beberapa wilayah. Salah satunya wilayah DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia dengan PM 2,5 (sedang) sebesar 97.0 ug/m3, DKI 2 Kelapa Gading PM 2,5 (sedang) 89.0 µg/m³, dan DKI 3 Jagakarsa PM 2,5 (tidak sehat) 123.0 µg/m³.

Sebelumnya tercatat, kualitas udara di Jakarta menjadi yang terburuk ketiga di dunia pada Sabtu (18/6) akhir pekan ini. Hal itu berdasarkan data kualitas udara (Air Quality Index/AQI) dari situs IQAir.

Berdasarkan situs IQAir, data ranking kualitas udara itu terkumpul pada pukul 11.58 WIB, Sabtu (18/6).

“Konsentrasi PM2.5 di udara Jakarta saat ini 16,8 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan WHO,” tulisnya di situs IQAir.

Data kualitas udara ini dikumpulkan IQAir dari 16 kontributor, mulai stasiun pemerintah, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), BMKG, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS).

Selain itu, ada juga data yang dikumpulkan dari stasiun organisasi nirlaba, seperti Greenpeace hingga perusahaan.

Pada Rabu (15/6) kemarin, Jakarta menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk di dunia. Pada hari itu, konsentrasi PM 2.5 mencapai 26,2 kali dari batas pedoman kualitas udara WHO.

Kualitas udara DKI Jakarta berada di 188 US AQI per 10.30 WIB dengan PM 2.5 sebesar 128 µg/m³ dan dan PM 10 sebesar 22 µg/m³. Masyarakat pun direkomendasikan untuk mengenakan masker di luar ruangan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua