KabarJakarta.com - Gara-gara membuang bayi ke Kali Ciliwung, Jakarta Timur, seorang mahasiswi berinisial MS, 19 tahun, terancam diusir dari kediamannya di Rusunawa Jatinegara Barat. Tak hanya dirinya, keluarganya juga terancam diusir juga.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membenarkan soal kabar pengusiran satu keluarga tersebut. Dia menyebut, saat ini bayi malang tersebut dirawat oleh orang tuanya MS.
“Sekarang bayi itu diasuh dirawat dan dijaga oleh kakek neneknya. Sedangkan anaknya (MS) sudah ditangani oleh polisi dan ditahan,” kata Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (4/7).
Riza menjelaskan, sesuai ketentuan yang ditetapkan pihak UPT Rusun, MS dan keluarganya akan dipindahkan dari Rusunawa Jatinegara Barat.
“Sekarang sedang dicari solusi terbaiknya,” jelas Riza.
Dia menyebutkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anggota keluarga yang berstatus sebagai kriminal mesti angkat kaki dari rusun. Meski begitu, pihaknya masih berupaya mencarikan solusi terbaik menyelesaikan masalah ini secara keseluruhan.
“Memang sesuai aturan dan ketentuan, keluarga itu harus keluar. Namun demikian, karena unsur kemanusiaan, kita mencari solusi yang terbaik. Karena yang bersalah itu kan anaknya, dan sudah dihukum. Apa iya satu keluarga harus menerima hukuman juga? Ini antara regulasi, aturan dan unsur kemanusiaan. Sedangkan kita carikan solusi yang terbaik bagi semua,” tuturnya.
“Semoga kasus ini tidak berimbas ke keluarganya,” ucap Riza Patria menambahkan.
Penemuan Bayi Dibuang
Penemuan bayi jenis kelamin perempuan di dalam kantong plastik menggegerkan warga tepi Kali Ciliwung, Jakarta Timur. Pelaku yang membuang bayi mungil itu kini telah ditangkap polisi.
“Pelaku sudah diamankan. Untuk motifnya masih didalami,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi seperti dilansir ANTARA, Kamis (2/6).
Bayi malang tersebut ditemukan di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (1/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup.
Video penemuan bayi dalam kantong plastik hitam itu direkam warga hingga viral di media sosial. Dalam video terlihat kondisi bayi yang masih berlumur darah karena diduga dibuang setelah dilahirkan oleh orang tua yang tak bertanggung jawab.
Saksi kejadian, Nasrul, mengatakan penemuan bayi tersebut dilaporkan oleh seorang pencari ikan kepadanya yang sedang menjaga lingkungan bersama rekan-rekannya.
“Kami sedang jaga malam. Seorang pencari ikan sapu sapu yang biasa ngejaring di kali mendengar suara kucing. Begitu ditemukan, ternyata bayi perempuan,” ucap Nasrul.