KabarJakarta.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter menyampaikan permohonan maaf pasca terjadinya kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Banyaknya penumpang di stasiun tersebut merupakan imbas dari penerapan aturan Switch Over (SO) ke-5.
Seperti diberitakan sebelumnya, aturan baru tersebut mulai diterapkan dimulai pada Sabtu (28/5). Sejumlah rute perjalanan KRL mengalami perubahan.
Sekarang ini, KRL asal tujuan Bogor hanya bisa menuju Stasiun Jakarta Kota. Berikut detailnya:
1. KRL Lin CIkarang tidak lagi menuju Stasiun Jakarta Kota, melainkan ke Stasiun Angke/Kampung Bandan via Manggarai/Pasar Senen
2. KRL Lin Loop dengan tujuan Bogor-Angke/Jatinegara akan dinonaktifkan
3. KRL Lin Bogor hanya akan menuju Stasiun Jakarta Kota melewati Jalur Layang Stasiun Manggarai
4. Pengguna KRL Bogor/Depok/Nambo ke arah Sudirman, Tanah Abang, Duri juga harus melakukan transit di stasiun Manggarai.
Sementara KRL Cikarang hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Angke/Kampung Bandan melalui Stasiun Manggarai atau Pasar Senen.
1. Cikarang/Bekasi-Jatinegara-Manggarai-Kampung Bandan-Pasar Senen-Jatinegara-Bekasi/Cikarang
2. Cikarang/Bekasi-Jatinegara-Pasar Senen-Kampung Bandan-Manggarai-Jatinegara-Bekasi/Cikarang
3. Cikarang/Bekasi-Jatinegara-Manggarai-Tanah Abang-Kampung Bandan (PP)
4. Cikarang/Bekasi-Jatinegara-Manggarai-Tanah Abang-Angke (PP).
Alasan KAI Ubah Rute
Diketahui, Switch Over (SO) di Stasiun Manggarai bertujuan untuk mengoptimalkan layanan KRL agar bisa menyesuaikan perjalanan kereta api jarak jauh dan kereta bandara. SO juga bertujuan untuk mengembangkan double-double track (DDT) antara Manggarai-Cikarang yang merupakan proyek strategis nasional.
Akibat dari perubahan itu, berdasarkan data KAI Commuter pada Sabtu (28/5), tercatat jumlah penumpang mengalami kenaikan sebesar 60 persen di Stasiun Manggarai. Selain itu, tercatat ada sebanyak 20.152 penumpang.
“Tercatat, pada hari pertama penerapan aturan itu Sabtu (28/5) kemarin ada 464.451 perjalanan di Stasiun Manggarai. Selain itu, tercatat sebanyak 20.152 penumpang. Jumlah itu disebut mengalami kenaikan 60 persen,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Pura dalam keterangannya, Minggu (29/5).
Pada Minggu (29/5), terjadi antrean penumpang di gedung utama Stasiun Manggarai. Para penumpang yang mengantre di main hall stasiun adalah penumpang menuju Tanah Abang, Duri, Kampung Badan, Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang.
Menyikapi persoalan itu, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf. Ke depannya KAI Commuter akan melakukan perbaikan pola operasi dengan cara memotong relasi keterlambatan.
“Hal ini dapat diatasi dengan memotong relasi untuk memperkecil kelambatan. Pembatasan kecepatan pun terus dilakukan evaluasi agar dapat ditingkatkan. KAI Commuter melakukan perbaikan pola operasi dan stabling KRL agar terus dapat memperbaiki pola operasi pasca SO5,” jelas Anne Pura.
Pembatasan kecepatan pun terus dilakukan evaluasi agar dapat ditingkatkan. KAI Commuter melakukan perbaikan pola operasi dan stabling KRL agar terus dapat memperbaiki pola operasi pasca SO5,” lanjutnya.