Langsung ke konten
News

Per November 2021, 1,2 Juta Pelajar Ibu Kota Miliki Rekening Bank DKI

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- PT Bank DKI mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan inklusif keuangan kepada komunitas pelajar. Salah satunya melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, sampai dengan periode November 2021, Bank DKI telah memiliki 1,2 juta Number of Account tabungan pelajar yang terdiri dari 1,09 juta pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), 114.658 pemegang Tabungan Simpel, dan 5.400 rekening tabungan non-Tabungan Simpel dan non-KJP.

“Tak hanya itu, Bank DKI Juga turut mengkampanyekan penggunaan kartu Jakcard & JakLingko, MRT Jakarta, LRT, hingga kereta bandara/Railink,” kata Herry Djufraini kepada KabarJakarta.com, Sabtu (18/12/2021).

Katanya, untuk mempermudah pengisian ulang Jakcard dan JakLingko, Bank DKI menyediakan fitur Near Field Communication (NCF) JakOne Mobile Bank DKI.

Tak sampai itu saja, sebagai bagian dari inklusi keuangan yang berdampak pada pemberdayaan UMKM, Pemprov DKI Jakarta bersama Bank DKI turut berkontribusi dengan menyediakan akses permodalan bagi pelaku usaha yang tergabung pada program Jakpreneur.

“Melalui program ini, para pegiat UMKM akan mendapatkan akses untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian dalam mengembangkan potensi usaha, dengan cara-cara kolaboratif antara Pemprov, dunia pendidikan, dunia usaha, masyarakat, lembaga, atau pihak-pihak lainnya,” tuturnya.

Melalui e-Form mikro loan, Bank DKI memberikan kemudahan dalam pengajuan permohonan kredit mikro Bank DKI bagi pelaku usaha mikro secara online melalui perangkat komputer atau smartphone dengan mudah dan aman.

Fitur Terbaru

Terbaru, pada tanggal 25 November 2021, Bank DKI meluncurkan JakOne Abank di Pasar Santa, Jakarta Selatan yang menjadi proyek percontohan digitalisasi pasar melalui program SIAP QRIS yang diusung oleh Bank Indonesia.

JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor di mana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan. Dengan menjadi JakOne Abank, nasabah/pedagang yang menjadi Agen dapat melayani berbagai transaksi perbankan dari masyarakat dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

Selanjutnya, Bank DKI juga bekerjasama dengan Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta untuk mendorong pemasaran UMKM di DKI Jakarta melalui platform marketplace e-Order yang dapat diakses oleh Unit Kerja Perangkat Daerah dan BUMD DKI Jakarta.

“Kami berharap bahwa sejumlah layanan tersebut dapat menghadirkan manfaat bagi kita semua terutama bagi pelaku UMKM, serta warga masyarakat yang semakin termudahkan untuk mendapatkan akses permodalan serta layanan perbankan digital untuk mendukung Jakarta sebagai Kota Berkolaborasi," tutup Herry. (cin)

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua