Langsung ke konten
News

Peringati Hari Disabilitas Internasional 2021, LCJM Movast Beri Bantuan Untuk Barista Tuna Netra

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2021, Lions Club Jakarta Monas (LJCM) Movast memberikan bantuan kepada sejumlah yayasan dan penyandang disabilitas.

Selain itu juga digelar peragaan busana kain tradisional dan tarian yang menampilkan para penyandang disabilitas. Acara digelar di Grand Ballroom Intercontinental, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/12/2021).

Presiden Lions Club Jakarta Monas Hope, Solida Ramli mengatakan, acara seperti ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk peduli terhadap penyandang disabilitas.

“Mereka sama seperti yang lainnya, ingin diperhatikan, butuh ruang apresiasi, aktualisasi dan diapresiasi. Kita semua, seluruh anggota Lions Club Jakarta Monas Hope akan mendukung itu,” kata Solida Ramli dalam siaran persnya, Minggu (5/12/2021).

Salah satu yang mendapat bantuan dari Lions Club Jakarta Monas adalah Ahmad Hilmy, owner sekaligus barista Komunitas Tuna Netra Mata Hati.

“Kami memberikan bantuan uang tunai kepada Komunitas Tuna Netra Mata Hati senilai Rp7 juta. Semoga bermanfaat dan membantu kegiatan mereka,” ucap Solida.

Pada acara ini juga menyajikan pentas seni dansa yang menampilkan penyandang tuna rungu, menyanyi yang menampilkan penyandang tuna netra, dan stand up comedy dari penyandang tuna daksa.

“Kami juga menyelenggarakan bazaar dan fashion show yang hasil penjualannnya untuk menggalang dana bagi lintas disabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Lions Club Jakarta Monas (LCJM) HOPE, Aditya Hutama Putra memberikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan LCJM Movast.

“Perhatian LCJM Movast terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas patut diapresiasi. Diharapkan ini menjadi agenda tahunan dan diikuti oleh banyak pihak lainnya,” kata Aditya Hutama.

Aditya pun mengatakan LCJM HOPE dan LCJM Movast berkeinginan dan sangat terbuka, serta antusias jika ada pihak lain untuk bekerja sama memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas di Indonesia.

Katanya, persoalan penyandang disabilitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi seluruh rakyat Indonesia.

“Memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas tidak hanya dalam bentuk materi saja. Banyak cara yang bisa dilakukan,” imbuhnya.

Hadir juga di acara ini, Ahmad Helmy, penyandang tuna netra yang juga owner dari kafe Mata Hati Koffie.

Untuk diketahui, Ahmad Helmy adalah mahasiswa tingkat akhir di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), dan berprofesi sebagai barista di kafe Mata Hati Koffie yang berlokasi di Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Ia pun memperagakan bagaimana membuat kopi ala barista. Dan hasilnya dicicipi oleh salah satu orang yang hadir.

Nikmah, orang tua Ahmad Hilmy sekaligus pengurus Komunitas Tuna Netra Mata Hati mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Lions Club Jakarta Monas. Katanya, bantuan ini akan dipergunakan alat-alat untuk membuat kopi alat barista.

“Sekarang ini alat yang kami punya hanya satu unit saja. Dengan bantuan ini kami bisa beli lagi beberapa unit alat,” ujar Nikmah.

Diberitahu Nikmah, para penyandang tuna netra di Komunitas Tuna Netra Mata Hati diberikan berbagai pelatihan cara menjadi seorang barista (membuat kopi), kegiatan keagamaan, dan melakukan kunjungan ke beberapa kampus.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua