Langsung ke konten
News

Periode 2, Jokowi akan Sederhanakan Jumlah Eselon jadi Dua Level

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com--Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin resmi menjabat sebagai presiden-wakil presiden periode 2019-2024.Dalam periode keduanya, Jokowi akan merampingkan jumlah pejabat eselon di tiap kementerian dari empat menjadi dua level.

Penyederhanaan birokrasi itu disampaikan Jokowi dalam pidato usai resmi dilantik sebagai presiden oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Gedung MPR/DPR, Minggu (20/10). Dalam pidatonya, Jokowi mempertanyakan jumlah level eselon pejabat di tiap kementerian saat ini banyak dan idealnya disederhanakan menjadi dua level.

"Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," ungkap Jokowi.

Dalam periode kedua ini, Jokowi ingin melakukan penyederhanaan birokrasi besar-besaran. Karena itu, prosedur birokrasi yang panjang harus dipotong. 

"Birokrasi yang panjang harus kita pangkas. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, dirinya sudah sering mengingatkan kepada para menteri bahwa tugas pemerintah adalah membuat masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan, bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan.

"Seringkali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, anggaran telah dibelanjakan, dan laporan akuntabilitas telah selesai. Kalau ditanya, jawabnya 'Program sudah terlaksana Pak'. Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered. Tugas birokrasi itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat," ujar Jokowi.

Ketua MPR Bambang Soesatyo sebelumnya memimpin prosesi pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden-wakil presiden periode 2019-2024. Pelantikan yang dihelat di Gedung DPR/MPR, Jakarta ini dihadiri sejumlah tokoh nasional.

Di antaranya Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri, Presiden Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mantan Presiden Jusuf Kalla. Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang sebelumnya menjadi rival Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 lalu juga menghadiri pelantikan. Tak hanya itu, sekitar 17 perwakilan negara lain juga hadir menyaksikan pengambilan sumpah Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden-wakil presiden.

"Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa," ucap Jokowi mengucapkan sumpah.

Rencananya, Jokowi akan mengumumkan menteri-menteri pada Senin (21/10). Sekitar 16 orang yang berasal dari kalangan partai politik akan didampuk Jokowi menjadi menteri.

"Kurang lebih (menteri dari partai politik 16 orang). Saya belum ngitung. Kurang lebih," tutur Jokowi.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua