KabarJakarta.com - Masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih sekitar dua tahun lagi. namun, Jokowi sudah menitipkan pesan kepada suksesornya nanti, yakni agar mempertahankan tidak mengekspor bahan mentah.
Menurut Jokowi, Indonesia harus konsisten dengan prinsipnya sekalipun digugat oleh pihak lain.
“Siapa pun nanti pemimpinnya, presidennya, konsistensi itu harus kita jaga dan terus kita ingatkan. Jangan lagi kita mengekspor bahan mentah. Kita semua harus mengingatkan. Meskipun kita digugat, kita tidak boleh mundur. Kalau mundur, kapan kita bisa menikmati komiditas-komoditas dan kekayaan yang dimiliki oleh kita,” kata Jokowi saat membuka Kongres XII Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Munas XI Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) di Balai Sarbini, Jakarta, Selasa (11/10).
Pernyataan itu disampaikan Jokowi setelah berbicara mengenai pengambilalihan wilayah Blok Rokan yang pengelolaannya kini diteruskan oleh PT Pertamina.
Jokowi yakin sumber daya manusia Indonesia mampu mengelola wilayah minyak bumi di Blok Rokan.
“Bila ada waktu yang tepat, saya ingin cek apakah ada peningkatan produksi, peningkatan income dari pengalihan seperti ini. saya yakin, anak-anak muda dan SDM-SDM yang kita miliki sudah siap dalam pengambilalihan ini,” ujar Jokowi.
Karena yakin, Jokowi menargetkan ekonomi Indonesia terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan dia memprediksikan Gross Domestic Product (GDP) Indonesia akan merangkak naik 5 besar dunia pada era Indonesia Emas 2045.
“Ini akan terus kita lakukan sehingga target dari yang sudah kita hitung, nanti di tahun 2030-an, Indonesia akan masuk nomor tujuh GDP yang paling besar di dunia,” tuturnya.
“Dan, pada saat Indonesia Emas, hitungan kita sudah masuk empat atau lima besar ekonomi terbesar di dunia. Asal konsisten dan terus kita jaga,” pungkasnya.